TIDORE-pm.com, Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan terus berkomitmen mendukung peran aktif perempuan dalam pembangunan.
Dasarnya bahwa perempuan dinilai memiliki kepekaan yang baik dalam menjalankan setiap strategi dan program-program pembangunan di daerah.
Itu disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan Capt, H. Ali Ibrahim, saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan Peringatan Hari Kartini 2024 Kota Tidore Kepulauan, bertempat di Aula Sultan Nuku kantor wali kota, Selasa (29/4/2024).
Ali Ibrahim mengatakan, perjuangan Ibu Kartini harus bisa membuka pikiran dan hati para kaum perempuan di Kota Tidore Kepulauan, bangkit bersama dalam memperjuangkan kesetaraan, meraih kesempatan berperan di segala bidang.
“Perlu juga diingat bahwa kesetaraan bukan hanya tentang melihat kemandirian atau kesuksesan kaum perempuan. Namun, kesetaraan juga membicarakan tentang kepedulian kita kepada tanggung jawab dari setiap peran yang diemban atau dipilih. Seperti peran ibu bagi anak-anaknya, peran istri bagi setiap pasangannya, atau peran anak untuk berbakti kepada orang tuanya,” ujar Ali Ibrahim.
Wali kota dua periode itu berharap peringatan Hari Kartini ini bukan hanya menjadi agenda seremoni bagi kaum perempuan di Kota Tidore Kepulauan.
Tapi, menjadi sebuah refleksi akan peran Kartini-Kartini Kota Tidore Kepulauan untuk melihat sesama kaum perempuan dalam bergerak maju bersama-sama menuju masa depan yang lebih baik.
Tentu mengajak dan memeluk serta mampu menginspirasi para kaum perempuan yang masih dalam sebuah ketidakbebasan mereka meraih hak-haknya. Serta, ketidakmampuan mereka untuk bangkit dan meraih cita-citanya.
“Wahai para Kartini-Kartini Kota Tidore Kepulauan, berkarya dan sukseslah dalam peran karir yang di miliki, serta jadilah inspirasi bagi kaum perempuan lainnya untuk bangkit dan maju bersama,” tuturnya.
“Saya berharap agar sinergitas dari Kartini-Kartini Kota Tidore Kepulauan yang tergabung dalam berbagai organisasi kewanitaan ikut berperan dalam membangun Kota Tidore Kepulauan,” imbuhnya.
Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Ny, Hj Safia Ali Ibrahim dalam sambutannya mengatakan, menjadi sesosok Kartini pada pada era sekarang ini, sebagai kaum perempuan tidak perlu lagi ikut mengangkat senjata dalam melawan penjajah seperti beberapa tahun lalu.
Namun, keyakinan di dalam hati bahwa bisa menghadapi tantangan di masa depan, sebagai seorang Kartini di rumah atau keluarga dengan berkewajiban menciptakan generasi baru mandiri, tangguh, dan profesional, yang akan siap menghadapi setiap tantangan di era globalisasi, dengan tidak meninggalkan kodratnya sebagai perempuan.
Safia juga berpesan kepada seluruh kaum perempuan a di Kota Tidore Kepulauan agar tuntutlah ilmu setinggi mungkin, sehingga kelak dapat meneruskan semangat perjuangan Kartini dalam menentukan nasib kaumnya.
“Akan meningkatkan harkat dan martabat bangsa dan negara serta mampu membawa harum nama daerah Kota Tidore Kepulauan di kancah nasional maupun Internasional,” tuturnya.


Tinggalkan Balasan