MOROTAI-pm.com, Realisasi penggunaan anggaran 2023-2024 di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pulau Morotai senilai Rp18,9 miliar nampaknya menjadi atensi Inspektorat.

Pasalnya, anggaran tersebut harus dibuka ke publik. Bahkan, beredar kabar bahwa penggunaan anggaran sewaktu Suryani Antarani menjabat sebagai Kepala BPKAD Morotai juga dalam tahap pemeriksaan.

Kepala Inspektorat Morotai, Marwanto P Soekidi kepada wartawan mengungkapkan item anggaran tersebut dalam proses pemeriksaan.

“Sementara ini masih on progres,” ungkap Marwanto, Kamis (17/4/2025).

Sesuai hasil pemeriksaan secara umum diduga kuat terdapat masalah dalam realisasi anggaran.

“Seharusnya ada. Iya ada, seharusnya ada,”benernya.

Namun begitu, Marwanto belum bisa menjelaskan secara gamblang masalah penggunaan anggaran yang melekat di lembaga yang mengelola keuangan daerah.

Ditanya apakah masalah penggunaan anggaran dinas tersebut masih terus berlanjut, Marwanto mengiyakannya.

“Iya masih dan terus berlanjut,” bebernya.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dikantongi media ini di 2023 BPKAD mengelola anggaran senilai Rp9 miliar lebih. Kemudian di 2024, BPKAD juga mengelola anggaran senilai Rp10 miliar lebih dengan sejumlah belanja kegiatan.