MOROTAI-pm.com, Demo puluhan nelayan dan mahasiswa Morotai pada Selasa (29/4/2025) di kantor bupati, disambut baik Rusli Sibua dan Rio Cristian Pawane (Rusli-Rio).
Demo perdana nelayan dan mahasiswa pasca Rusli-Rio dilantik menjabat sebagai bupati dan wakil bupati itu berjalan lancar.
Berdasarkan pantauan media ini, puluhan massa aksi mendorong sejumlah masalah yang berkaitan dengan kehidupan nelayan dan masyarakat Morotai secara umum.
Misalnya soal tidak meratanya pemberian BBM subsisdi. Kekurangan stok BBM bagi nelayan, kapal illegal yang mencuri ikan di Morotai, turunnya harga ikan rugikan nelayan. Juga tuntutan kepada Pemda Morotai bisa mendatangkan sejumlah investor di sektor perikanan dan isu lainnya.
Usai berorasi sekitar 1 jam, bupati dan wakil bupati saat itu melakukan rapat bersama dengan puluhan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu terpaksa memberhentikan pertemuan.
Ia langsung meminta para pendemo untuk naik bertemu langsung dengannya termasuk para pimpinan OPD untuk mendengar langsung tuntutan mereka.
Sejumlah tuntutan aksi langsung dijawab dengan santai. Rusli mengatakan bahwa pemerintahannya baru berjalan sebulan lebih untuk mengenal sejumlah masalah di Morotai.
“Jadi, kebetulan tadi kami juga rapat dengan semua OPD makanya tidak sempat menemui para massa aksi. Akan tetapi, rapat tadi juga berkaitan dengan masalah ini. Kebetulan kami juga belum lama menjabat dan baru satu bulan lebih bekerja, kami juga masih dalam tahap mengenali masalah apa yang harus kami selesaikan. Jadi saya kira keterwakilan ini sudah representatif untuk menyampaikan hal-hal terkait dengan keluhan masyarakat,”katanya.
Meski demikian, lanjut bupati, pemerintah tidak akan tinggal diam untuk menyelesaikan semua masalah, menyangkut dengan keluhan masyarakat. Khususnya nelayan.
“Jadi masyarakat jangan kira kami diam, tapi kami terus bekerja. Jadi saya minta torang semua bersabar, karena kami lagi berbenah termasuk BBM dan segala macam. Apa pun jenis BBM kami akan benahi,”pungkasnya.



Tinggalkan Balasan