MOROTAI-pm.com, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pulau Morotai dan panitia pertandingan bola voli Bupati Cup I diduga kuat tidak terbuka soal sumber anggaran tounamen yang menggunakan APBD 2025.
Hal ini dapat terlihat saat sekretaris panitia kegiatan Wawangsa memberikan sambutan pada pembukaan event tersebut.
Di hadapan Bupati Morotai Rusli Sibua dan wakil Bupati Rio Cristian Pawane, Wawangsa hanya menyinggung soal jumlah peserta pertandingan, perwakilan yang bertanding, soal kegiatan voli berkaitan dengan destinasi wisata serta isu lainnya.
Sedangkan, tidak terdapat pernyataan yang berkaitan dengan jumlah dan besaran anggaran kegiatan, besaran bonus dan juara termasuk tim terbaik.
Hal yang sama juga tidak disampaikan KONI Morotai melalui Ismail Rahaguna sebagai ketua.
Ismail saat sambutannya hanya menyentil soal harapan kepada semua pihak untuk membangun sinergitas olahraga di Morotai. Juga dampak pelaku ekonomi di seputaran kegiatan pertandingan.
Selain itu, Ismail juga menyebutkan organisasi KONI adalah sebagai wadah pembinaan dan pengembangan prestasi di Kabupaten Morotai sehingga pihaknya menaruh harapan kepada semua pihak.
“Atas nama KONI Kabupaten Morotai mengucapkan selamat datang dan selamat bertanding kepada seluruh tim voli, kami sangat berharap untuk menjunjung tinggi sportifitas selama pertandingan berlangsung,” katanya.
Hanya saja, Ketua KONI tidak menyentil soal anggaran maupun bonus untuk pertandingan tersebut.
“Seharusnya panitia sampaikan bonus atau hadiah untuk pemenang voli, misalnya juara I, II dan III, karena biasanya dalam sambutan itu disampaikan, kenapa tidak ada,” kesal salah satu pecinta bola voli.
Sementara itu, berdasarkan data yang dikantongi media ini, anggaran untuk Bupati Cup I-2025 senilai Rp250 juta. Panitia dikabarkan sudah merealisasi separuh dari anggaran tersebut.



Tinggalkan Balasan