poskomalut, Hikmah Bachmid Sibua dan Mery Sandig mempromosikan potensi kerajinan dari Kabupaten Morotai di ajang Dekranas Expo 2025 di Kota Balikpapan.
Sejumlah potensi kerajinan buatan karya dari UMKM Morotai, mulai dari bahan yang terbuat dari besi putih hingga bahan yang dari daun yang di anyam dipamerkan.
“Ini menjadi momen untuk promosi potensi Morotai lewat Dekranas, mulai dari besi putih, tikar dan lainnya “jelas Ketua PKK, Hikmah dalam rilisnya diterima awak media, Rabu (9/7/2025).
Menurut Hikma, potensi kerajinan yang dipromosikan itu berbeda dengan kabupaten kota lainnya di Indonesia, karena Morotai memiliki ciri khas seperti besi putih yang sudah terkenal sejak lama.
Diharapkan ke depan wisatawan makin tertarik berkunjung ke Morotai.
“Promosi ini kami akan terus lakukan sehingga potensi Morotai bisa bersaing dikancah lebih tinggi,” harap Hikma didampingi Wakil Ketua PKK, Mery Sandig.
Sementara, Kabid Industri Disperindak Morotai, Yusri Yuti Wijaya mengaku, dari 170 stand pameran promosi, di dalamnya termasuk Kabupaten Morotai.
Bahkan, stand Morotai paling ramai dikunjungi kabupaten kota lain di Indonesia.
“Stand yang paling ramai dikunjungi itu Morotai salah satunya, dari Maluku Utara itu hanya dua stand, Morotai dan provinsi, sedangkan lain tidak ada,” ungkapnya.
Bahkan, dari hasil kerajinan tangan yang dipromosi nyaris habis diborong para pengunjung.
“Sekira 80 persen jualan kami lakukan diborong para tamu, tersisa tinggal beberapa sosiru dan tikar,”aku Yusri,
“Isi stand terdiri dari, tikar dan sajadah, susiru, tapis-tapis (aya-aya) ini terbuat dari bahan baku daun pandan pantai berduri. Kami juga promosi kalung, gelang, cincin, tasbih dan gata-gata yang bahan bakunya terbuat dari besi putih,”pungkas Yusri.



Tinggalkan Balasan