poskomalut, Setahun, enam Bidang di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Morotai habiskan anggaran senilai Rp2,2 miliar.
Bidang yang paling banyak menghabiskan anggaran itu yakni Kesekretariatan, sebesar Rp775 juta.
Kedua, bidang anggaran yang menghabiskan anggaran sebesar Rp465 juta, disusul bidang aset sebesar Rp455 juta.
Selain itu, bidang akuntasi sebesar Rp300 juta. Dan, kelima bidang Kasda sebesar Rp242 juta. Sedangkan yang paling sedikit yakni bidang pendapatan hanya Rp55 juta.
Angka-angka itu terungkap pada Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Malut 2024 nomor 20.B/LHP/XIX.Ter/05/2025 tertanggal 26 Mei 2025.
Pada lampiran 10 tentang rincian realisasi belanja barang dan jasa BPKAD untuk keperluan kantor yang tidak dianggarkan.
BPK membuat tabel realisasi misalnya untuk bidang akuntansi terdapat program koordinasi dan penyusunan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kabupaten/kota, konsolidasi laporan keuangan SKPD, BLUD dan laporan keuangan pemda, rekonsiliasi dan verifikasi aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, belanja, pembiayaan, pendapatan-LO tersebut menghabiskan anggaran makan minum Rp125.000.000, cetak Rp 70.000.000, honorarium kegiatan Rp50.000.000 dan lembut staf Rp50.000.000.
Hasil rekapan BPK pada bidang Kasda, terdapat realisasi anggaran lima kegiatan dengan item belanja ATK Rp5.000.000, cetak Rp27.000.000, honorarium kegiatan Rp55.000.000, makan minum Rp110.000.000 serta lembur staf Rp45.000.000,
Pada bidang anggaran terdapat enam kegiatan koordinasi menghabiskan belanja cetak Rp145.000.000, biaya lembur staf Rp95.000.000, biaya makan minum Rp185.000.000, serta honorarium kegiatan Rp20.000.000 serta ATK sebesar Rp10.000.000.
Sementara realisasi anggaran bidang aset dengan sejumlah kegiatan adalah makan minum sebesar Rp230.000.000, biaya cetak Rp35.000.000, lembur staf sebesar Rp95.000.000, honor kegiatan Rp70.000.000 dan belanja BBM sebesar Rp20.000.000,.
Pada lampiran 10 untuk bidang pendapatan hanya 1 item kegiatan dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp55.000.000.
Dan, pada bidang kesekretariatan terdapat kegiatan kantor yang tidak terdapat dalam APBD dan sudah direalisasi adalah pemeliharaan aplikasi Rp90.000.000, perayaan HUT RI Rp60.000.000.
Berikutnya, perayaan HUT Morotai Rp40.000.000, publikasi dan media Rp30.000.000, pengamanan kantor BPKAD Rp72.000.000, bantuan perayaan HUT instansi vertikal lainnya Rp223.000.000, konsultasi SIPD Kemendagri Rp60.000.000, koordinasi DBH Provinsi Malut Rp100.000.000 serta evaluasi APBD dan finalisasi penyusunan APBD Rp100.000.000.



Tinggalkan Balasan