poskomalut, Direktur PT Novavil Mutiara Utama, Mustafa Yasin diduga menelantarkan jamaah umrah asal Halmahera timur.

Mustafa disebut memberikan janji-janji waktu keberangkatan yang tidak pasti terkait dengan pengurusan visa.

Padahal, awalnya Mustafa memberikan informasi secara lisan terkait keberangkatan pada 26 Agustus.

Namun, sampai saat ini belum ada kepastian, sehingga membuat kesabaran peserta umrah tak tertahan.

Para calon jamaah memaksa menahan kunci kantor cabang Novavil di Kelurahan Kalumpang, Ternate, sebagai jaminan atas janji direktur yang tidak pasti.

Disampaikan salah satu kerabat calon jemaah, Samsul Burhanudin mengatakan, beberapa hari lalu pihak PT Novavil meminta waktu untuk mengurus keberangkatan, sehingga pihak keluarga mengiyakan sampai pada 30 Agustus.

Ketika tiba pada tanggal yang disepakati, pihak PT Novavil kembali mengumbar janji, bahwa pengurusan visanya baru bisa dilakukan sampai 1-2 September 2025.

“Tangal 30 Agustus, disuruh menunggu lagi, karena visanya baru bisa di urus tanggal 1-2 September,” ucapnya, Senin (01/09/2025).

Lanjutnya, pada 31 Agustus, pihak travel mengaku upayakan keberangkatan pada 4-5 September ke Jakarta menuju Jedda.

“Calon jamaah umrah disuruh berunding untuk keberangakatan dari Ternate ke Jakarta, sehingga jamaah sepakat berangkat padahari ini,” tuturnya.

Direktur PT Novavil mengaku akan mengupayakan pengurusan tiket ke Jakarta. Tapi, ternyata tidak ada tiket ke Jakarta, sehingga calon  jamaah disuru menunggu lagi sampai 3 September.

Mendengar informasi tersebut pihak para calon tamu Allah merasa kecewa, bahkan sampai menangis dengan janji yang tak pasti.

“Jamaah so menangis deng kecewa, karena pihak PT Novavil so terlalu banyak janji-janji,” kesalnya.

Saat ini Samsul mencoba mendatangi kantor PT Novavil Cabang Ternate untuk mengajukan pengembalian dana 100%. Ia menyebut pihak keluraga sudah tidak percayaan dengan travel PT Novavil.

“Untuk proses pengembaliannya saya tegaskan dan minta jangan dipersulit dan tidak ada jangka waktu berbulan-bulan, tahapan pengembaliannya untuk selanjutnya mau alihkan daftar ke travel lain,” tegasnya.

“Saya so sampaikan ke pengurus yang ada di kantor Novavil Ternate. Terhitung 15 hari mulai hari ini kesempatan kepada pihak travel untuk tahapan pengembalian. Kalau lewat dari tanggal 15, saya adukan pihak manajemen PT Novavil Mutiara Utama ke pihak yang berwenang. Sebab, ini penipuan yang tidak bisa dibiarkan,” sambugnya mengakhiri.

Hingga berita ini dipublis, jurnalis media ini dalam upaya mendapat keterangan dari pihak PT Novavil.