MABA-PM.com, Setelah melalui tahapan seleksi, Tim Panitia Seleksi (Pansel) Assesment Eselon II Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), bakal melakukan rapat untuk menetapkan tiga besar dari tuju instansi yang mengikuti assesment.
Sekertaris Daerah (Sekda) Haltim Ricky Khairul Rifat menjelaskan untuk tahapan assesment sudah selesai dilaksanakan, diantaranya sesi wawancara, rekam jejak, assesment asesor dan pembuatan makalah.
“Jadi mungkin tanggal 28 Desember 2021 akan ada rapat keseluruhan untuk menghitung segala hasil mulai dari assesment asesor, rekam jejak, penyusunan makalah sampai pada wawancara,” kata Ricky saat dikonfirmasi di halaman kantor bupati, Rabu (22/12/2021).
Lanjutnya, pada 28 Desember, tim pansel bakal melakukan rapat keseluruhan untuk menetapkan tiga besar dari tuju instansi yang pedaftarnya telah melakuakan proses assesment.
“Jadi masing-masing kuota ada empat orang. Empat orang itu akal dipilih tiga terbaik. Dan tiga terbaik akan diumumkan oleh pansel. Kemudian tim pansel akan menyerahkan ke bupati untuk ditebuskan ke KSN,” ujarnya.
Nantinya, kata Ricky, bupati bakal memilih dari tiga terbaik mana yang dianggap paling berkompeten untuk dijadikan pimpinan OPD sesuai jabatan yang dilelang.
“Tapi pastinya bupati memilih yang terbaik untuk dijadikan pimpinan OPD,” ungkapnya.
Dikatakanya, awal Februari 2022, tujuh formasi sudah ada hasil dan dilanjutkan dengan assesment kedua dengan delapan formasi baru. Ditamba dengan dua formasi yang tidak ada peminat assesment saat kemarin.
“Jadi mungkin ada 10 assesment lanjutan pada bulan Februari 2022,” ujarnya.
Sedangkan untuk istansi Disnaker dan Dispora yang secara tidak langsung tidak memenuhi syara sudah diperpanjang tiga hari, apabila tidak ada peminat maka dianggap tidak bisa dilaksanakan.
“Jadi dua instansi kita sudah memperpanjang waktu pendaftaran, namun belum ada yang memenuhi syarat sehingga dipending sampai tahun 2022,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan