BPKP Periksa Ketua KONI Ternate di Kantor Kejari

Ketua KONI Kota Ternate, Lukman S Poli usai diperiksa BPKP di kantor Kejari, Jumat (08/8/2022).

TERNATE-pm.com, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ternate, Lukman S Poli diperiksa Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku Utara di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Jumat (12/8/2022).

Lukman diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah PKK Kota Ternate tahun 2018-2019 senilai Rp2 miliar.

Usai diperiksa Lukman kepadan awak media mengatakan, ia dimintai keterangan bukan hanya dana hibah KONI. Tapi, ada hiba lain dan ia harus profersif atau memberikan keterangan untuk perbaikan kepada penegak hukum.

"Kami penerima dana hiba tidak perlu takut, jika kita tidak salah menggunakan keuangan negara," ucapnya.

Ia mengaku memberikan keterangan seusai apa yang ditanyakan dan siap menerima keputasan hasil pemeriksaan itu.

"Pada intinya bahwa asal jangan fiktif dalam arti kita masukan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), tapi tidak ada kegiatan yang dibuat. Tapi, kalau kita ini juga masalah adminitrasi," ujarnya.

Ia mengaku, LPJ nya ada untuk semua kegiatan. Ia tidak keberatan membuka diri kepada BPK dan Kejari untuk pemeriksaan.

"Saya baru pertama ini dan dimintai keterangan tentang kegiatan KONI betul dilaksanakan atau tidak," lakunya.

Lukman menyebut, anggaran 2018-2019 senilai Rp2,8 miliar itu bervariasi. Sementara pada 2019 senilai Rp3 miliar, semua kegiatan dilaksanakan, salah satunya juara umum Proprov.

"Kalau tidak ikut kegiatan berarti kita tidak juara," pungkasnya.

Kejari Kota Ternate saat ini tengah mungusut dana hibah yang diterima beberapa lembaga, seperti KPU, KONI, Bawaslu, PKK, dan KNPI Kota Ternate.

Komentar

Loading...