MABA-pm.com, Tiga pimpinan tertinggi Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) yakni Bupati Ubaid Yakub, Wakil Bupati Anjas Taher dan Sekertaris Daerah Ricky CH Richfat pasrah hadapi indisipliner Aparat Sipil Negara (ASN).

Pasalnya, ketiga pimpinan tertinggi tersebut tidak memberikan ketegasan terhadap ASN yang malas masuk kantor. Sehingga aktivitas di Kantor Bupati Haltim terlihat sepi pada saat jam kerja, apalagi pada saat ketiga pimpinan tersebut kunjungan kerja keluar daerah.

Pantauan media ini, aktivitas kegiatan kantor terlihat sepi. Bahkan, ada kantor yang tutup pada saat jam kerja, salah satunya BP4D Haltim.

Bupati Haltim, Ubaid Yakub saat dikonfirmasi mengatakan, ketegasan indisipliner ASN dikembalikan kepada pribadi masing-masing. Tapi, pada prinsipnya menjadi tanggungjawab setiap ASN.

“Jadi nanti konsekuensi akan terjadi di finger print, sehinga berpengaruh pada TTP. Kami mau memberikan sanksi apa lagi kecuali finger print yang berimbas pada TTP,” singkatnya.