poskomalut, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku Utara, Djasman Abubakar mendapat penilaian buruk dari mayoritas cabang olah raga dan pengurusnya.

Pasalnya, hampir semua cabor memberikan mosi tidak percaya kepada Djasman Abubakar karena dinilai gagal pimpin KONI Maluku Utara.

Mosi tidak percaya kepada Djasman kembali disampaikan Ketua Cabor Persatuan Olahrga Biliar (Pobsi), Imanullah Muhammad dan Sekertaris Cabor Persatuan Olahraga Dayung (Podsi), Irwan Abdul Gani.

Imanullah mengatakan, sebagai Ketua Cabor Biliar sangat memperhatinkan dalam melihat kondisi KONI Maluku Utara.

“Selaku ketua Cabor Pobsi berharap untuk menyalamatkan organisasi olahraga Maluku Utara, karena ini menjadi perhatian serius KONI Pusat dalam rangka untuk pembinaan masyarakat Maluk Utara,” kata Imanullah usai pertemuan seluruh cabor dan pengurus KONI Maluku Utara di Kota Ternate, Rabu (23/7/2025) malam.

Selain itu menurutnya, kondisi KONI Maluku Utara ini harus diseriusin. Karena dalam pertemuan pertama Djasman Abubakar tidak mengambil langkah dalam hal berkordinasi.

“Kondisi ini harus diseriusin, karena dalam permuan pertama Djasman Abubakar paling tidak mengambil langkah langkah mengkordinasikan teman teman Cabor maupun pengurus KONI Maluku Utara dalam menyelesaikan persoalan ini,”tandasnya.

Imanullah bahkan menilai Djasman Abubakar tidak mampu menyelesaikan masalah internal KONI. Pasalnya sampai pada detik ini Djasman tidak pernah mengambil langkah solutif.

“Saya berharap masih ada ruang dan waktu ini Djasman kembali membangun komunikasi,”harapnya.

Imanullah secara terang terangan meminta Djasman segera melepaskan jabatan ketua KONI Maluku Utara.

“Karena tidak bisa menyelesaikan probelem internal, kita Cabor Pobsi menyatakan sikap Djasman segera mengundurkan diri. Itu sikap saya, kalau tidak bisa Djasman segera undur dari jabatan ketua KONI Maluku Utara,”tegasnya.

Senada, Irwan Abdul Gani yang juga meminta Djasman segera melepaskan jabatan ketua KONI Maluku Utara.

“Saya hadir malam ini mendapat mandat dari ketua Cabor Podsi, karena beliau lagi keluar daerah,”tuturnya.

Irwan menilai kemimpinan Djasman lebih banyak keluar rel dari pada memperbaiki organisasi, maka menyatakan sikap Djasman harus undur diri.

“Kami menilai kemimpinan Djasman ternyata lebih banyak keluar dari pada memperbaiki organisasi maka dengan masalah yang ada ini kami berkomiteman Djasman harus legowo untuk lepaskan jabatan ketua KONI,”tegasnya.

Bahkan Irwan menuturkan, bahwa seluruh cbaor yang hadir malam siap melaksanakan musyawarah luar biasa untuk penyelematan olahraga di Maluku Utara.

“Musyawara luara biasa ini tergantung dari KONI Pusat,”tuturnya.

Selain itu Irwan merasa transparansi anggaran KONI kepada seluruh cabor kurang baik, karena banyak utang pembinaan yang belum dibayarkan.

“Kurangnya transparansi, karena banyak utang pembinaan yang belum dibayar. Jadi kami butuh transparansi,” pungkasnya.

Mag Fir
Editor