poskomalut.com
baner header

Capten Ali Ibrahim Dalam Gagasan Sail Tidore 2021

Oleh: Rustam Ismail Advokat dan  Direktur LBH L .O. A Maluku Utara

Sang Capten ALI IBRAHIM adalah pemimpin yang peka dan peduli terhadap daerah Maluku Utara khususnya Kota Tidore Kepulauan. Dalam menjalankan amanah sebagai Walikota Tidore Kepulauan beliau dalam kebijakannya selalu menitikberatkan kepentingan dan nama besar daerah, baik itu kebijakan yang bersifat birokratik atau politis.

Tentu setiap kebijakan yang beliau ambil selalu dilandasi oleh gagasan-gagasan besar dan kebijakan itu berdampak positif bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan baik dari sisi ekonomi maupun pembangunan. Gagasan-gagasan besar itu akan terejawantahkan dalam Sail Tidore yang akan diselenggarakan di Tidore pada tahun 2021 bila tidak ditunda karena covid 19.

Pada tahun 2021 Tidore mendapat penghargaan besar dan kehormatan dunia internasional dimana dipercayakan sebagai tuan rumah pertemuan Internasional Global Magellans Network Cities (GMNC), tentu ini tidak terlepas dari peran sorang Capten ALI IBRAHIM sebagai Walikota Tidore telah melakukan komunikasi intens dengan pemerintah pusat maupun dengan nagara-negara anggota GMNC. Semangat besar Capten Ali Ibrahim mensukseskan Sail Tidore 2021 selain untuk kepentingan bangsa dan negara lebih besar dari itu adalah untuk kepentingan masyarakat Kota Tidore Kepulauan dan nama besar Tidore di belahan dunia.

Sang Capten ALI IBRAHIM bersama Sultan Tidore HUSAIN SYAH dalam berbagai kesempatan di pusat maupun luar negeri beliau selalu mempromosikan sejarah dan kebudayaan Tidore yang besar di masa lampau yang terjaga hingga kini. Sang Capten ALI IBRAHIM dan Sultan Tidore HUSAIN SYAH tampil sebagai orang Tidore yang menginggatkan kambali pada dunia bahwa Tidore dan kesultanan Maluku Kie Raha memiliki andil yang besar bagi bangsa Indonesia dan peradaban sejarah dunia terutama sejarah Ekspedisi Maritim Eropa pertama yang berhasil mengelilingi dunia pada abad-16 (Mangellan Circumnavigation) yang di lakukan oleh Ferdinand Mangellan dan Juan Sebastian De Elcano. Ekspedisi ini membuktikan bahwa bumi adalah bulat dan Tidore menjadi episentrum dan menentukan pembentukan giopolitik global.

Sail Tidore oleh sang Capten ALI IBRAHIM adalah kegiatan yang paling penting bagi bangsa dan daerah khususnya Kota Tidore Kepulauan, selain mempertegas sejarah Tidore dibelahan dunia, kegiatan Sail ini terlebih adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Kota Tidore Kepulauan. Beliau juga mendorong investor dalam negeri maupun laur negeri bisa berdatangan di Tidore, apalagi Tidore adalah sala satu kota yang paling AMAN di dunia sehinga menjamin iklim investasi.

Sang Capten menaruh perhatian serius mensukseskan Sail Tidore dengan upaya dan usaha baik tenaga, gagasan, kebijakan dan konsep, semuanya beliau pertaruhkan untuk suksesnya Sail Tidore 2021, dengan semangat dan tekat untuk membesarkan nama Tidore di balahan dunia. Hal mana dalam berbagai pertemuan bersama kementrian terkait sang Capten sampaikan dengan tegas Sail Tidore bukan kegiatan serimonial belaka tetapi harus ada keseriusan pemerintah pusat untuk membangun infrastruktur di Provinsi Maluku Utara dan lebih khusunya di Kota Tidore Kepulauan.

Bagi sang Capten ALI IBRAHIM, Maluku utara khususnya Kota Tidore Kepulauan harus mampu bersaing dengan provinsi dan kota-kota lain yang ada di Indonesia, bukan hanya infrastruktur semata tapi masyarakat kita harus sejahtera, sehat dan cerdas. Baginya masa depan anak cucu daerah adalah segalanya, untuk itu beliau selalu berpesan kita tidak boleh legah menghadapi tantangan dunia. Harapan beliau kedapan pemuda pemudi harus mempersiapkan diri menghadapi tantangan global dengan itulah sang Capten dalam visi dan misinya 5 tahun kedapan sala satunya adalah menciptakan pemuda Tidore Kepulauan yang Mandiri , Cerdas dan Inovatif.

Sepengetahuan saya beliau pernah diundang ke beberapa Negara termasuk Belanda dan Spanyol untuk menghadiri pertemuan terkait dengan pelaksanaan Sail Tidore, dalam kesempatan tersebut Capten Ali Ibrahim memaparkan Kota Tidore secara sosiologi, kultur/budaya, sejarah dan karakteristik kota. Dalam paparan tersebut beliau sampaikan bahwa kota Tidore adalah kota yang paling nyAMAN dikunjungi, disana banyak situs sejarah yang menandakan eksistensi Tidore sebagai salasatu kesultanan di dunia yang memeliki sejarah yang gemilang.

Capten Ali Ibrahim ke luar Negeri bukan untuk hura-hura, gaga gagahan bukan pula membawa keluarga berwisata tetapi untuk kepentingan Kota Tidore Kepulauan kedepan. Kerja kerasnya banyak tidak diekspos di media cetak maupun online karena baginya terpenting adalah kepentingan daerah. Bukan kemudian seperti pejabat publik yang lain keluar negeri mengunakan uang rakyat tapi yang mereka publikasikan adalah foto-foto/selfi setelah itu mereka mengunggah di Facebook dengan tujuan untuk mendapatkan pujian atau mungkin mereka menunjukan kepada masyarakat bahwa mereka sudah pernah ke luar negeri, lucunya mereka unggah di fecebook bukan pertemuan resmi tapi kebanyak selfi di jalan-jalan, taman dan mencari latar gedung-gedung bertingkat/pencakar langit, bah seperti selebriti. padahal mereka ke luar negeri memakai uang rakyat. Tapi sang Capten tidak seperti mereka, beliau pemimpin yang tahu benar dan tegas dapat memisahkan mana kepentingan daerah dan mana kepentingan pribadi.

Kesederhanaan sang Capten Ali Ibrabim terlihahat disetiap aktifitasnya baik saat melayani rakyat maupun sebagai Ayah dari anak-anaknya. Baginya menjadi walikota bukan untuk mencari popularitas/ketenaran dan tahta semata tetapi sebagai sarana pengabdian diri pada masyarakat.

Semoga Covid-19 cepat berlalu sehingga kegiatan Sail Tidore bisa terlaksana sesuai dengan waktu yang telah di tentukan. (**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: