MABA-pm.com, Gedung baru para milik wakil rakyat atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Hamlahera Timur kembali alami kerusakan.

Padahal, pembangunan kantor para legislator menguras anggaran negara puluhan miliar rupiah.

Pantauan jurnalis media ini pada Senin (15/07/2024) kondisi kantor baru DPRD Haltim sangat memprihatinkan. Dibiarkan tanpa perawatan.

Kerusakan terlihat di bagian plafon teras depan lantai dua kantor tersebut. Di dalam kantor juga sudah terlihat beberapa kerusakan plafon.

Bukan hanya itu, dinding gedung yang dibangun negara untuk para anggota dewan tersebut sudah ditumbihi tanaman liar.

Informasi yang dihimpun media ini, pembangunan kantor baru DPRD Haltim sudah memasuki tahap ke-VI tahun 2024.

Pemerintah daerah diketahui kembali gelontorkan anggaran sebesar Rp5,7 miliar untuk melanjutkan pembangunan tahap VII yang dikerjakan CV. Andalan Putera Sejati yang kontraknya mulai pada 3 Juli 2024.

Sementara itu, pada 2017, tahap III, dengan nilai Rp2,2 miliar dikerjakan CV. Sogam Putra Pamadhan. Kemudian pada tahap IV tahun 2018, angaran pekerjaan sebesar Rp2,9 miliar, dikerjan PT Kao Nur Jaya.

Selanjutnya pada tahap V tahun 2019, sebesar Rp1,5 miliar dikerjakana CV. Halmahera Raya. Kemudian pada 2020 tahap VI sebesar Rp6,1 dikerjakan PT. Satu Putra Mandiri.

Untuk data pembangunan tahap pertama dan tahap kedua kantor baru DPRD Haltim masih dalam penelusuran.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman (Disperkim), Muliastuti dikonfirmasi terkait pembangunan gedung baru DPRD Haltim via telepon dan pesan singkat WhastApp tidak dapat tersambung.