Jasa Raharja Kembali Santuni Korban Kecelakaan Warga Halut

Kepala Jasa Raharja , Aceng Widayat

TERNATE-PM.com, PT. Jasa Raharja
cabang Ternate kembali menyalurkan santunan korban kecelakaan meninggal dunia
di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) atas nama Melki Malikidin (35), warga Desa
Ruko, Kecamatan Tobelo Utara.

Korban
diketahui mengendarai kendaraan  roda dua
yang menabrak belakang mobil dump truk di jalan umum Desa Ruko mengakibatkan
meninggal dunia Selasa (14/10).
Kepala Jasa Raharja Kota Ternate Aceng Widayat, kepada wartawan mengatakan
pihaknya sudah membayar santunan kecelakaan korban meninggal dunia pada 18 Oktober
kemarin dan diterima langsung istrinya atas Yani Feni Djana. “Santunan korban
sudah dibayar via transfer bank BRI sebesar Rp 50 juta, dan sudah diterima oleh
istri korban,”kata Aceng di ruang kerjanya, Rabu (23/10).

Untuk
santunan pihaknya menunggu hingga dua hari lamanya karena menunggu kelengkapan
ahli waris yang harus dipenuhi. Selain Tanda Kartu Penduduk (KTP) akte
perkawinan dan yang bersangkutan harus memiliki buku tabungan. “Terkendala
selama dua hari karena harus dipenuhi syarat ahli waris,” atanya.

Acen
menambahkan pihaknya juga mendapatkan informasi bahwa terjadi kecelakaan lagi
di Kabupaten Halut yang mengakibatkan tiga nyawa melayang. Kecelakaan terjadi
di ruas jalan Desa Ngodiho Kecamatan Galela Barat, melibatkan sepeda motor yang
dikendarai Satria Keper (35), berboncengan dengan Firda Ote (31), dan mobil
dump truk yang mengakibatkan Satria meninggal dunia. "Sedangkan di Desa
Tobe mengendarai gerobak sapi bersama dua orang penumpang, Ludia Lodi (70), Georgino
Gonyono (5), dan satu pejalan kaki Yaba Gonyowo (40), di tanjakan gunung Garuda
Desa Paca dari arah belakang mobil avansa menabrak yang mengakibatkan Yabal
meninggal dunia,"jelasnya.

Di
hari yang sama terjadi lagi kecelakaan di Desa Talaga Paca, Kecamatan Tobelo Selatan,
dimana terjadi baku tabrak sepeda motor MX king yang dikendarai Alpinus Beta
(39) dan motor Spacy di kemudikan Aprianto Balian Ali (17) berdua dengan Randi
Darampolo (16) dan akhirnya Alpinus meninggal dunia di tempat kejadian.
“Untuk santunan tiga korban kecelakaan pada Senin (21/10) dan Selasa (22/10). Insya
Allah esok hari kami sudah membayar santunan korban yang meninggal,” ungkapnya.

Aceng
menambahkan pihaknya mendapatkan informasi adanya kecelakaan langsung bergerak
mendata korban untuk bergerak ke rumah ahli waris meminta data-datanya. Selain
itu lanjut ada enam korban kecelakaan yang mengalami luka-luka yang dibawa ke
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo, juga mendapatkan santunan sebesar Rp 20
juta. “Korban luka-luka enam orang yakni, Firda Ote, Georgino Gonyowo, Sarlota
Timbangnus, Ludia Lodi, Apriyanto Belian Ali, Randi Darompalo
yang di bawa ke RSUD Tobelo juga mendapatka santunan, biaya rumah sakit
maksimal Rp. 20 juta,” katanya. (sam/red)

Artikel ini sudah diterbitkan
di SKH Posko Malut, edisi Kamis, 24 Oktober 2019, dengan judul ‘
Jasa Raharja Kembali Santuni Korban Kecelakaan Warga
Desa Ruko’

Komentar

Loading...