poskomalut, Lembaga Kursus Bahasa Inggris Belajarin resmi menjalin kerja sama dengan Poltekkes Kemenkes Ternate, Kamis (26/6/2026).
Kerja sama itu dalam pengembangan program Kelas Internasional sebagai upaya meningkatkan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa dan mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat global.
Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung visi Poltekkes Kemenkes Ternate untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional, berdaya saing, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kesehatan internasional.
Poltekkes Kemenkes Ternate sendiri merupakan perguruan tinggi vokasi kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan yang terus mengembangkan kemitraan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui program Kelas Internasional, mahasiswa akan memperoleh penguatan kemampuan bahasa Inggris, khususnya dalam komunikasi akademik dan profesional di bidang kesehatan.
Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan berbicara, menulis, membaca, dan memahami terminologi kesehatan berbahasa Inggris yang dibutuhkan dalam dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
Ketua Program Studi Keperawatan Poltekkes Kemenkes Ternate, Nursanti Anwar menyampaikan, bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperluas jejaring kerja sama dan meningkatkan kualitas lulusan agar siap menghadapi tantangan global.
“Kami sangat merasakan manfaat dengan program kelas internasional terutama bagi mahasiswa kami, kami berharap program ini tetap berlanjut terus ke depan,” katanya.
Sementara, Faisal Bian sebagai Founder Belajarin menyatakan, kesiapan untuk menghadirkan metode pembelajaran yang interaktif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa kesehatan.
“Kami siap membantu dalam kerjasama ini untuk dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa agar dapat berkomunikasi dengan bahasa asing dengan baik dan benar agar dapat bersaing secara internasional,” ucapnya.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, Belajarin dan Poltekkes Kemenkes Ternate berharap dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih kompetitif dan berorientasi global, sehingga menghasilkan lulusan tenaga kesehatan yang unggul, profesional, dan siap berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.
Kemudian juga harapan dari tutor atau tenaga pengajar Bahasa Inggris, Muhammad Nafis Husen mengatakan, bahwa program ini sangat efektif dan efesien untuk mendongkrak softskill mereka berkomunikasi bahasa asing dalam dunia pendidikan khususnya bidang kesehatan.



Tinggalkan Balasan