poskomalut.com
baner header

Kajati Kebakaran Janggut

Warga Protes Terkait Proyek Pembangunan Pengendalian Lahar Gunung Gamalaa

Konoras: Jika Proyek itu Kelalaian Kontraktor, Wajib Dilidik

TERNATE-PM.com, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara (Malut) Yudi Sutoto kebakaran janggut setelah warga warga sekitar proyek pembangunan pengendalian lahar Gunung Gamalama paket I di sungai Togafo mempermasalahkan proyek Rp 145 miliar tersebut.

“Jadi yang dikeluhkan warga dalam proyek tersebut itu yang item mana. Soalnya TP4D itu baru kawal dari 2018-2019. Sedangkan 2017 itu tidak dikawal,” kata Kepala Kejati Malut Yudi Sutoto kepada wartawan, Selasa (26/11) kemarin.

Dia mengatakan, pihaknya melakukan pengawalan proyek itu dua tahun terakhir, itu pun pembangunnya sudah agak ke hilir dan waktu pembangunan di hulu belum ada pengawalan. “Untuk kroscek kembali rekanan proyek tersebut dirinya mengaku belum tahu agenda tersebut,” ujarnya.

Disis lain, Muhammad Konoras selaku praktisi hukum mengatakan terbengkalainya proyek pengendalian lahar gunung gamalama yang tidak mendapat perhatian serius dari tim pengwal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah patut dipertanyakan. “Semestinya TP4D yang katanya ada juga pihak kejaksaan didalamnya harus mendorong kontraktor untuk segera menyelesaikannya, sehingga tidak merugikan masyarakat setempat,” ungkapnya.

Lanjutnya, jika benar Kejati Malut juga bagian dari tim TP4D dan tidak ikut peduli terhadap terbengkalainya proyek pengendalian lahar gunung gamalama itu, maka patut disayangkan. Sehingga itu pihak Kajati diharapkan segera memanggil pihak pihak terkait untuk menjelaskan perihal keterlambatan/terbengkalainya proyek tersebut, jika tidak maka publik bisa berprasangka buruk. Sebab, anggaran untuk proyek ini sangant fantastis. “jika proyek itu tidak berjalan, karena ada kelalaian dari pihak kontraktor maka wajib dilakukan penyelidikan dan penyidikan, jangan kemudian Kejaksan membiarkan proyek terbengkalai seakan lepas tanggungjawabnya sebagi TP4D,” pungkasnya. (nox/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: