poskomalut, Seorang karyawan Toko Alnizam yang berlokasi di Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate ditikam pelaku perampokan.

Peristiwa perampokan bersenjata tajam itu terjadi sekira pukul 00.30 WIT Jumat dini hari.

Pelaku berhasil menggasak uang tunai senilai Rp50 juta.

Korban dalam peristiwa itu diketahui bernama Siswanto Domili (30). Ia menderita luka parah akibat serangan senjata tajam oleh pelaku yang masuk dari lantai tiga toko.

Saat kejadian, korban dan istrinya, Nurain Abdullah (26), tengah berada di lantai dua.

Kapolres Ternate AKBP, Anita Ratna Yuliyanto melalui Kasat Reskrim, AKP Bakry Syahruddin, membenarkan kejadian tersebut.

Bakry menjelaskan, awalnya saksi (istri korban) mendengar suara langkah kaki mencurigakan dari lantai tiga.

Ketika korban hendak mengecek, pelaku langsung menyerang dengan pisau dan memukul korban.

“Pelaku juga mengancam istri korban dan meminta seluruh uang yang ada di toko. Dalam kondisi penuh ancaman, istri korban akhirnya menyerahkan uang senilai Rp50 juta agar nyawa mereka tidak terancam,”ujar Bakry saat dikonfirmasi.

Setelah meminta sejumlah uang di istri korban, lanjutnya, pelaku kemudian memaksa istri korban untuk tetap diam dan tidak meminta bantuan hingga sekitar pukul 02.00 WIT agar pelaku dapat melarikan diri.

Mantan Kapolsek Ternate Selatan itu menyatakan, setelah pelaku pergi, istri korban langsung meminta pertolongan warga sekitar dan membawa korban ke Rumah Sakit Tentara (RST) di Kelurahan Gamalama.

“Sejumlah saksi, termasuk keluarga korban bernama Rian Domili dan Umar, ikut membantu mengevakuasi korban dari lantai dua menuju ambulans. Mereka mengaku tidak berani mengejar pelaku yang diduga masih bersembunyi di lantai tiga toko,”tuturnya.

Saksi lainnya, Farida Eato, mengungkapkan bahwa ia dihubungi istri korban lewat pesan WhatsApp sesaat setelah kejadian terjadi.

Ia pun langsung menuju lokasi dan mendapati Toko Alnizam sudah ramai oleh warga. Sementara korban telah dibawa ke rumah sakit.

Tim Reskrim Polres Ternate bersama Unit Identifikasi dan Resmob telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menginterogasi para saksi, serta berkoordinasi dengan keluarga korban.

“Langkah-langkah penyelidikan masih terus berjalan. Kami fokus mencari pelaku dan memastikan keamanan di lingkungan sekitar,”pungkasnya.

Polres Ternate mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal dan bekerja di toko atau tempat usaha, agar meningkatkan kewaspadaan dan memperketat sistem keamanan.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dalam pengejaran polisi.

Mag Fir
Editor