Pemda Haltim Siap Beri Sanksi Tujuh Perusahaan

Sekda Haltim, Ricky Khairul Rifat.

MABA-pm.com, Setelah melakukan rapat bersama tujuh perusahaan, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), mengabil sikap tegas dengan memberikan sanksi apabila para koorporat tidak memiliki izin Analisi Dampak Lalulintas (Andalalin).

Sekda Haltim, Ricky Chairul Richfat mengatakan, berdasarkan komitmen bersama, apabila tujuh perusahaan tersebut tidak menyelesaikan dokumen Andalalin, maka akan dikenakan sanksi administrasi.

"Jangka waktu 6 bulan ke depan, apabila tujuh perusahan tersebut belum menyelesaikan dokumen Andalalin, maka akan dikenakan penalti dari Pemda Haltim yang bersifat administrasi," tegas Ricky, Selasa (24/1/2023).

Dikatakannya, dari delapan perusahaan yang beroperasi di wilayah Haltim, baru PT Antam yang memiliki Andalalin. Sementara tujuh koorporat lainnya belum memiliki dokumen syarat perlintasan jalan.

"Perusahan yang belum memiliki Andalalin itu diantaranya, PT Wana Kencana Mineral (WKM), PT Adhita Nikel Indonesia (ANI), PT Feni Haltim, PT Sambaki Tambang Sentosa (STS), PT Wana Kencana Sejati (WKS), PT. Makmur Jaya Lestari (MJL), dan PT Alam Raya Abadi (ARA)," terangnya.

"Kami akan lakukan evaluasi terkait penggunaan perlintasan jalan, terutama penggunaan jalan yang statusnya kabupaten, yang diatur dalam Andalalin," tandasnya.

Komentar

Loading...