MABA.com, Pemerintah Daerah Halmahera Timur (Haltim) menginginkan tidak ada lagi piutang terhadap belanja modal Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Aokasi Umum (DAU) untuk fokus melanjutkan zero defisit tahun 2023.

Menindaklanjuti itu, Pemda Haltim fokus terhadap progres pekerjaan belanja modal APBD tahun 2022 yakni DAK dan DAU.

Sekertaris Daerah (Sekda) Haltim Ricky CH Ricfat mengatakan, progres pekerjaan fisik DAK dan DAU perkembangannya sangat baik. Untuk DAK progresnya telah mencapai 80 persen dan DAU 65 persen.

“Jadi kami target pada Desember minggu ke dua itu progresnya suda capai 100 persen untuk DAK. Sedangkan untuk DAU diharapkan juga selesai pada Desember dan tidak ada kendala,” ujarnya, Kamis (17/11/2022).

Lanjutnya, kondisi keuangan Pemda Haltim sangat baik. Ketua TAPD yakni Bupati Ubaid telah menginstruksikan untuk membayar segala bentuk kegiatan belanja modal, sehingga tidak ada lagi utang-utang, karena Pemda Haltim pada tahun ini surplus angaran.

“Kami sudah perintahkan setiap unit-unit OPD teknis yang membidangi belanja modal mempercepat progres pekerjaan dan mempercepat progres realisasi pembayaran,” tandasnya.

Sementara untuk laporan keuangan, kata dia, angka pembayaran progres fisik sudah diangka 70 persen.

“Sehingga diharapkan Desember minggu ketiga itu realisasi pembayaran progres fisik sudah capai 100 persen,” harapnya.