poskomalut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai terus bergerak cepat dalam pembangunan infrastruktur desa.
Setelah rampungnya pembangunan jalan tani di perkebunan Gotalamo dan SP 1 Desa Morodadi, Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, langsung perintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menindaklanjuti pembangunan jalan tani di Desa Rahmat, Kecamatan Morotai Timur (Mortim).
Pembangunan jalan tani di Desa Rahmat dimulai pada Sabtu 26 Juli 2025, dengan panjang sekitar 2 kilometer.
Proyek ini ditargetkan selesai dalam satu pekan, tergantung kondisi cuaca di lapangan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pulau Morotai, Fahmi Usman menyampaikan, pihaknya sudah menurunkan tim untuk memulai pekerjaan pada 26 Juli kemarin. Ia optimis proyek dapat selesai tepat waktu.
“Kami langsung tancap gas sesuai arahan Pak Bupati. Hari ini pekerjaan sudah dimulai, dan insya Allah akan selesai dalam waktu satu minggu, jika cuaca mendukung,” ujar Fahmi Usman kepada media ini, Minggu (27/7/2025).
Tak hanya itu, Desa Rahmat juga menjadi lokasi pembangunan talud penahan ombak dengan sistem batu bolder sepanjang kurang lebih 200 meter.
Proyek ini dikerjakan secara swakelola oleh Dinas PUPR dengan memanfaatkan Dana Alokasi Umum (DAU) 2025.
Fahmi menambahkan, bahwa pembangunan talud ini bertujuan untuk melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.
“Pembangunan talud ini sangat penting, terutama untuk mencegah kerusakan garis pantai akibat gelombang laut. Kami berharap masyarakat ikut mendukung proses pengerjaannya,” tambahnya.
Pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke desa, kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat, khususnya di sektor pertanian dan perlindungan lingkungan.



Tinggalkan Balasan