poskomalut, Lima perusahaan asal Morotai mendominasi proyek raksasa di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng).
Perusahaan tersebut beralamat di Kecamatan Morotai Selatan, memenangkan tender proyek fisik dengan nilai kontrak jika ditotalkan mencapai Rp100 miliar lebih.
Sebut saja CV Kokoya Island yang menangani proyek peningkatan jalan hotmix Halteng Wilayah I dengan pagu anggaran sebesar Rp14.000.000.000.00.
Berikutnya, PT Garuda Satria Langit yang menangani proyek peningkatan jalan hotmix Halteng Wilayah 2 dengan anggaran sebesar Rp30.000.000.000.00.
PT Sako Bintang Cendrawasi yang menangani proyek peningkatan jalan hotmix Halteng Wilayah 3 sebesar Rp20.000.000.000.00. PT Liberty Citra Cakrawala menangkan proyek peningkatan jalan hotmix Wilaya 4 dengan anggaran sejumlah Rp25.000.000.000.00.
Juga CV Dodoro Pantai Indah yang menangani proyek peningkatan jalan hotmix Wilayah 6 dengan pagu anggaran sebesar Rp15.000.000.000.00.
Data ini dirangkum dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Halteng.
Adapun proses lelang tersebut saat ini telah memasuki tahap Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa sebelum akhirnya dilakukan penandatanganan kontrak dengan pemenang pada bulan Juni 2025 kemarin.
Pekerjaan fisik tersebut melekat di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pendananaanya bersumber dari APBD Halteng 2025.
Kapala Bagian ULP, Dahlan Karim mengatakan, proses lelang digelar secara terbuka dan transparan, sehingga banyak perusahaan mengikuti tender.
“Tender proyek ini terbuka jadi dimanapun bisa ikut tender, namanya juga tender atau lelang,” ujar Dahlan saat ditemui jurnalis poskomalut di kantornya, Selasa (28/8/2025).
Ia menjelaskan, saat ini proyek peningkatan jalan hotmix mulai dari wilayah I-VI sudah mulai dikerjakan.
“Karena proses surat penunjukan penyediaan barang dan jasa sekalian penandatanganan kontrak itu dimulai dari Juni kemarin,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan