MABA-pm.com, Warga di Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) melakukan aksi tanam pohon pisang di tengah jalan lintas Maba menuju Desa Gotowasi. Aksi protes ini diluapkan masyarakat setempat sebagai bentuk rasa kesal terhadap pemerintah daerah dan DPRD Haltim yang dinilai tidak memperhatikan akses jalan.
Salah satu warga Desa Gotowasi, Mustadin Safar mengatakan, aksi penanaman sejumlah pohon pisang di badan jalan itu karena tak tahan lagi dengan kerusakan yang tidak pernah diperbaiki pemerintah daerah.
“Pemerintah daerah dan DPRD diminta menaruh sedikit perhatian soal kondisi jalan yang sangat meresahkan warga di Kecamatan Maba Selatan. Kondisi jalan itu bisa mengancam keselamatan para pengendara yang setiap hari berlalulangan,” ujarnya.
Dikatakanya, kondisi jalan rusak ini sudah sejak lama, tapi sampai sekarang tidak diperbaiki pemerintah daerah.
“Aksi penanaman pohon pisang oleh warga ini adalah bentuk protes kami, karena sudah resah melihat kondisi jalan yang makin parah,” kata Mustadin, Selasa (12/7/2022).
Dirinya mendesak kepada pemerintah daerah dan DPRD secepatnya mencari solusi, paling tidak mampu mengakomodir keluhan warga di Kecamatan Maba Selatan. Kalau tidak, kata dia, aksi penanaman pohon pisang bakal terus dilakukan.
“Kondisi jalan yang meresahkan ini harusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah, karena ini menyangkut keselamatan warga. Beberapa hari lalu, sempat warga berbondong-bondong tarik mobil ambulance bisa menancap tanjakan. Ini semua karena kondisi jalan yang buruk,” kesalnya.



Tinggalkan Balasan