Proyek SPAM Rp2,6 M di Kota Maba Dinila Tak Bermanfat ke Masyarakat

Ilustrasi.

MABA-pm.com, Warga Masyarakat Kota Maba tidak merasakan manfaat dari proyek jaringan air bersih yang dibangun pada 2020 lalu.

Proyek senilai Rp2,6 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020 lalu dikerjakan PT Samata Maju Jaya dengan item pekerjaan pemasangan jaringan pipa distribusi sepanjang 5,3 km, di Desa Sangaji dan Desa Soagimalaha Kecamatan Kota Maba.

Proyek tersebut belum menjawab masalah air bersih di Kota Maba. Buktinya masyarakat dalam Kota Maba sampai saat ini masih sebagian besar menggunakan air tanah. Selain itu juga warga juga keluhkan air bersih, karena sering macet.

Lantas proyek dengan anggaran sebesar Rp2,6 miliar untuk pemasangan jaringan air bersih dipertanyakan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan proyek perluasan SPAM Perpipaan Melalui Pemanfaatan Idle Capasicy Sistem Penyedian Air Minum di Desa Maba Sangaji dan Desa Soagimalaha, Rizal Tukai dikonfirmasi senin (21/08/2023) di Kantor Perkim Haltim membenarkan adanya proyek tersebut.

"Anggaran Rp2,6 miliar tersebut untuk kegiatan pengadaan pipa SR sekalgus pemasangan jaringan pipa distribusi sepanjang 5,3 km muali intek sampai pada pemukiman warga dengan rincian 3 kilo meter pipa 90 mil,2 kilo pipa 110 mil dan 300 meter pipa160 mil," jelasnya.

Lanjut Rizal, pemasangan jaringan pipa distribusi tersebut terdiri dari beberapa segmen diantaranya mulai dari jalan 40, di depan Kantor Perkim Haltim dan Malaria Center ke arah jalan sampling SMK serta Gerbang Pusat Pemerintahn ke arah Kantor Pajak.

Rizal menambahkan, persoalan air bersih di Kota Maba, karena disebabkan debit airnya terlalu kecil, sehingga tidak mampu melayani pelanggan di dua desa di Kota Maba.

"Maka solusi harus penambahan debit air ke eksevair,” kata Rizal.

Komentar

Loading...