poskomalut, PT PLN (Persero) UIW MMU dan Halmahera Utara (Halut) mengadakan doa dan syukuran atas pengoperasian mesin pembangkit baru kapasitas 8 Megawatt (MW) PLTMG di Desa Mamuya, Minggu (14/09/2025) malam.

Bupati Halut Dr. Piet Hein Babua, serta unsur Forkopimda kabupaten terlihat hadiri acara tersebut.

General Manager PT PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, dalam sambutanya mengucapkan terima kasih kepada Pemda Halut  yang sudah mendukung proses pembangunan PLTMG di Desa Mamuya.

Noer juga menyampaikan rasa syukur atas selesainya proses instalasi, selanjutnya kesiapan operasional mesin pembangkit. Kata Noer “Sampai pada titik ini tidak terlepas dari dukungan seluruh stakholder daerah”.

“Hadirnya mesin 8 MW di Desa Mamuya ini merupakan bentuk nyata komitmen PT PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Maluku Utara. Lebih khususnya di Halmahera Utara untuk memperkuat sistem kelistrikan,” ujarnya.

Lanjut Noer menuturkan, beroperasinya mesin pembangkit 8 MW di Mamuya, PLN optimis dapat memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Halmahera Utara dan meningkatkan rasio elektrifikasi, serta membuka peluang investasi dan pembangunan di berbagai sektor.

“Harapnya semoga dengan melaksanakan kegiatan doa syukuran pembangkit listrik 8 MW ini dapat beroperasi lancar dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara, Bupati Halut Dr. Piet Hein Babua, menyambut langkah sangat baik dan strategis yang dilakukan dari PT PLN, UIW MMU.

“Dengan adanya kehadiran pembangkit listrik di Desa Mamuya memiliki nilai yang dampaknya langsung terhadap peningkatan pelayanan serta pengembangan potensi di wilayah Halmahera Utara,” ucap Bupati.

Di sisi lain, Ketua DPRD Halut, Christina Lesnussa, menyampaikan apresiasi kepada PT PLN sudah bersinerg dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar seperti listrik.

“DPRD Halut akan selalu mendukung penuh program pembangunan kelistrikan ini, bahwa kami juga percaya dengan adanya listrik yang andal, akan pembangunan dapat bergerak lebih cepat dan merata,” ujar Christina Lesnussa.

Mag Fir
Editor