poskomalut.com
baner header

Rehabilitasi Poleklinik Umum Rampung

JAILOLO-PM.com, Dirut RSUD Jailolo Syafrullah Radjiloen memastikan proyek rehabilitasi bangunan poleklinik ICU, Apotik hingga kamar jenazah maupun penyiapan ruang VIP dan VVIP, yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019 sebesar 23 milyar telah rampung. Penyiapan sarana dan prasarana pendukung tersebut direncanakan di tahun 2020 mendatang.

Keberadaan bangunan tersebut bahkan telah dinyatakan 99 persen dan hanya tinggal di finishing. “Target kami 2020 itu semua sudah maskimal dan siap untuk digunakan, termasuk bangunan baru VVIP an VIP yang juga sudah selesai di bangun”, terang Syafrullah.

Untuk bangunan yang baru dibangun bisa dinyatakan sudah seratus persen karena bahan-bahan semua sudah ada tinggal finishing Diantaranya ruang poliklinik, ruang ICU, apotik, ruang kelas I dan kelas II dan ruang pemeliharaan sarana. sedangkan untuk kamar jenazah direhab dan kami targetnya ditahun 2020 semua sudah maksimal semua bangunan tersebut bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dengan ploting anggaran 23 milyar.

RSUD Jailolo ditahun 2020 mendatang juga bakal mendapat kucuran anggaran sekitar 10 milyar yang bakal di peruntukan rehab ruang UGD dan pengadaan Alat Kesehatan (Alkes).“Untuk rehab UGD sekitar 6,5 milyar sisanya untuk pengadaan alat kesehatan sebesar 3,5 milyar”, tambahnya.

Dijelaskan, penyiapan fasilitas penunjang tersebut, tentunya untuk menunjang peningkatan mutu pelayanan di RSUD Jailolo.
Ditambahkan, RSUD jailolo sendiri ditahun 2020 mendatang juga mendapat kucuran anggaran senilai 5 milyar melalui APBD tahun 2020. Dimana, alokasi anggaran tersebut tentunya uha untuk menjawab kebutuhan stok obat-obatan di rumah sakit yang saat in I juga telah menjalin kerja sama dengan Kimia Farma.


“Untuk pengadaan obat-obatan ini juga ,ahamdulilah kita juga sudah mendaptkan dukungan ful dari pemkab. Sehingga permasalahan obat juga tentunya bisa terjawab,mengingat penyiapan obat-obatan ini juga yang kadang dikeluhkan pasien karena tida tersedia, sehingga kadang pasien juga kadang harus beli diluar,akan tetapi itupun akan diganti”, pungkasnya.(lan/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: