TOBELO-pm.com, Salah satu staf kantor Desa Gamsungi, Tobelo, Halmahera Utara (Halut) diduga menarik kembali bantuan yang sudah diberikan kepada dua warga di lingkungan Dufa dufa.
Salah satu warga mengatakan, bahwa ada staf desa sempat memberikan bantuan berupa uang tunai, namun hanya secara simbolis.
Bantuan uang tunai tersebut belum sempat dihitung nominalnya, sudah ditarik kembali oleh staf desa bernama Inda.
Alasan ditariknya uang tunai itu lantaran warga yang suaminya meninggal dunia satu tahun lalu pernah diberikan bantuan ole pemerintah desa, namun belum sempat terdokumentasi. Sebab itu pemberian tersebut hanya untuk simbolis mendukung laporan pemerintah desa.
Ia menuturkan, saat pemberian bantuan warga tersebut diminta untuk tanda tangan sebagai bukti tanda terima.
Sementara, warga tersebut mengaku bahwa selama ini tidak pernah mendapat bantuan dari Pemerintah Desa Gamsungi.
Terpisah, Indah saat dikonfirmasi membantah. Ia menyatakan bantuan berupa BLT tidak pernah ditarik.
“Bantuan yang diberikan itu langsung kepada penerima dan diantar di rumah masing-masing. Untuk bantuan berupa BLT sudah selesai dua minggu kemarin,” ucapnya, Rabu (21/5/2025).
Indah mengatakan, bantuan diberikan sesuai prosedur, yaitu foto bersama dengan penerima disertai dengan tanda tangan.
Sementara, Kepala Desa Gamsung, Albert Belian Ali menambahkan, sepanjang dirinya menjabat dan menyalurkan bantuan kepada warga, tidak ada potongan maupun penerima bantuan memberikan sepeserpun kepada staf.
“Jika hal itu terjadi dan terdapat distafnya sendiri, maka akan dikeluarkan,” kata Kades.
Saat pembagian bantuan BLT di ruang aula, jika warga yang tidak sempat hadiri, petugas atau staf ke rumah untuk disalurkan langsung. Sesuai prosedur warga yang menerima bantuan harus difoto dan tandan tangan sebagai bukti laporan nanti.



Tinggalkan Balasan