MABA-pm.com, Aksi lanjutan masyarakat Maba Tengah bersama Fron Masyarakat Peduli Lingkar Tambang terhadap Aktivitas PT Sembaki Tambang Sentosa (STS) kini memakan korban.

Korban diduga mendapat tembakan gas air mata dari oknum anggota polisi yang mengamankan aksi bersama aliansi Rakyat Bersatu STS Tumban.

Dari video yang beredar, korban mengalamu luka tembak di bagian bahu.

Aksi lanjutan masyarakat Maba Tengah buntut dari sikap PT STS secara nyata diduga telah melanggar sejumlah ketentuan hukum lingkungan hidup, agraria, pidana umum, dan perlindungan masyarakat adat.

Menurut masa aksi tindakan hukum terhadap PT STS sangat layak dan mendesak dilakukan untuk melindungi hak masyarakat, wilayah adat, dan kelestarian lingkungan di Halmahera Timur.

Adapun tiga point tuntutan masa aksi:

1. Hentikan Seluruh Aktivitas PT. Sembaki Tambang Sentosa.

2. Cabut Izin Usaha Pertambangan PT. STS.

3. Pulihkan hak-hak warga, masyarakat Adat dan Lingkungan.

Sementara, awak media mengonfirmasi via grup WhatsApp Humas Polres Halmahera Timur terkait insiden penembakan tersebut tidak bersambut.

Belum ada tanggapan dari Kapolres dan Kasi Humas Polres Haltim terkait video tersebut.

Sejalan dengan Kasat Reskrim dikonfirmasi via WhatsApp pribadi juga tidak merespon hingga berita ini naik tayang.