MABA-PM.com, Dinas Pendidikan (Dispen) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), siap bertanggung jawab jika terjadi sesuatu setelah dilakukan vaksinasi usia 7-12 tahun di tingkat  Sekolah Dasar (DS).

Sekretaris Dispen Haltim, Jamal Esa mengatakan, setelah adanya lounching vakinasi usia 7-12 tahun pada pekan kemrin, saat pihaknya tengah fokus melakukan vaksinasi di jenjang pendidikan tingkat SD se-Haltim.

“Sudah ada beberaoa sekolah yang dilakukan sosialisasi dan sekaligus dilakukan vaksinasi terhadap siswa-siswi SD,” ungkapnya.

Dikatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi, kalau ada orang tua murid yang keberatan, tentunya bakal dikroscek alasannya seperti apa. Jika alasnya ada penyakit bawaan, maka tidak dilakukan vaksinasi terhadap siswa tersebut. Namun jika ada alasan lain sehingga tidak mau divaksin, bakal diberi pemahaman maupun sosialisasi, karena vaksinasi tersebut kategori semua siswa.

“Jadi dengan adanya sosialisasi ini juga bertujuan agar orang tua murid dapat memahami terkait dengan vaksinasi ini,” ujarnya.

Jamal bilang, sejak di lounching hingga saat ini, dalam tahap vaksinasi semuanya berjalan baik-baik saja. Bahkan dirinya menjamin jika dalam kegiatan vaksinasi berlangsung, ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, maka pihak Dispen dan tim vaksinasi yang bertanggung jawab.

“Semoga saja tidak terjadi apa, karena setiap pelaksanaan vaksinasi tentunya ada tahapan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis vaksinasi,” ucapnya.