TERNATE-PM.com, Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman pimpin rapat evaluasi hasil monitoring terhadap sejumlah kegiatan di OPD dalam lingkup Pemkot Ternate tahun 2021, bertempat di aula Bappelitbangda pada Rabu, (9/3/2022).

Kepala Bappelitgbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengatakan rapat ini merupakan agenda tahunan dari Bappelitbangda dengan melibatkan seluruh pimpinan OPD dan Kasubag perencanaan serta camat.

“Monitoring dan evaluasi merupakan salah satu aspek dalam siklus manajemen pembangunan yang belum diimplementasikan dengan baik, tepat dan berkesinambungan. Karena, perubahan dan perbaikan harus segera dilakukan melalui upaya monitoring dan evaluasi pelaksanaan dan pencapaian rencana pembangunan,” tuturnya.

Menurit Rizal, evaluasi merupakan alat bantu pemerintah dalam menyusun, menetapkan dan mengelola program, dokumen perencanaan yaitu RPJMD dan RKP. Evaluasi berguna untuk menelusuri, mengukur, dan menganalisa hasil dan capaian pelaksanaan rencana dengan sejumlah indikator pembangunan yang telah ditetapkan.

“Evaluasi perlu dilakukan atas kebijakan/prioritas pembangunan, fokus prioritas, program pembangunan atau kegiatan prioritas. Analisisnya mencakup berhasil atau tidaknya pelaksanaan pembangunan yang yang telah direncanakan tersebut, termasuk pencapaian terget dan sasarannya,” ucapnya.

Sebutnya, tujuan evaluasi ini dilakukan untuk mensinergikan program kegiatan yang telah dilaksanakan oleh OPD dengan target dan indikator yang sudah ada dalam RPJMD dan Renstra masing-masing OPD.

“Ada dua momentum yang kita hadapi minggu depan yaitu LKPJ yang rencana 17 Maret disampaikan ke DPRD, sehingga Bappelitbangda berkepentingan mengundang mereka untuk mengkroscek data yang disampaikan, dan itu jadi bahan dalam menyusun LKPJ nanti,” bebernya.

Lanjut dia, evaluasi ini dilakukan dalam rangka untuk menjaga konsistensi RPJMD tahun pertama di 2021, sehingga saat penyampaian LKPJ nanti itu Wali Kota mempertanggungjawabkan RPJMD tahun pertama, dan evaluasi ini dilakukan sebagai implementasi dari amanat Permendagri nomor 17 terkait tata cara melakukan evaluasi dan monitoring.

“Ini jadi spirit baru untuk melaksanakan tahapan perencanaan lebih berkualitas, sehingga semua OPD kami libatkan,” ujarnya.

Dalam kesempata itu, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman meminta, semua OPD harus bekerja dan lebih fokus serta visioner dengan sejumlah inovasi.

“Karena bukan hanya program kegiatan yang di evaluasi, tapi kinerja masing-masing OPD juga bisa di evaluasi, karena hasil indikator yang disampaikan ke Bappelitbangda itu jadi parameter,” sebutnya.

Bahkan wali kota menyebut, sebagai pimpinan OPD harus dapat memahami visi yang tertuang renstra di masing-masing OPD.**