TERNATE- PM.com, Penjaringan bakal calon bupati dan wakil  bupati, wali kota dan wakil wali kota Partai Gerindra Maluku Utara tahun 2020-2025 telah berakhir hari ini, Rabu, 8 Januari 2020.

Kepada poskomalut.com, Ketua DPD Gerindra Malut Sahril Taher, mengatakan,  sudah berakhir fit and proper test untuk bakal calon bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, dan sudah ada 27 nama yang mengikuti fet end proper test, namun masih ada empat nama yang belum melakukan fit and proper test sampai hari terahir penjaringan “Dari keempat calon yaitu bakal calon Bupati Taliabu, Aliong Mus, Fifi Adiningsi Mus, bakal calon Bupati Halsel, Agus dan juga Paulin bakal calon Bupati Halut, mereka  belum bisah menghadiri tes ini tetapi mereka mempunyai alasan sendiri sehingga tidak bisa menghadiri fit and proper test yang dilakukan partai Gerindra, untuk itu dari pihak kami masih memberikan waktu pada empat baka calon tersebut sampai pada tanggal 15  Januari nanti, muda-mudahan mereka bisah hadir mengikuti penjaringan sebelum tanggal 15 Januari,” jelasnya.

Sahril juga menambahkan, tahap selanjutnya akan dikordinasikan dengan tim penjaringan partai Gerinda untuk melakukan fit and proper test pada keempat bakal calon tersebut, “tim penjaringan masih melakukan komunikasi dengan keempat bakal calon untuk menentukan waktu yang tepat melakukan fit and proper test sekaligus, karena peleno yang dilakukan itu pada tanggal 15 Januari nanti dan sesuai batasan waktu diberikan oleh DPP parta Gerindra “ungkapnya.

Dan Seluruh nama bakal calon yang mengikuti penjaringan, semuanya akan disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat, “selesai pleno saya akan langsung membawakan nama-nama yang mengikuti fit and proper test kepada DPP, kita kerja secara profesional, soal hasil perjaringan nantinya apa yang dinilai panelis, akan dijadikan bahan untuk menentukan siapa yang nantinya di usulkan ke DPP, “Setelah ini akan ada rapat di internal DPD dengan para panelis lagi membicarakan soal para nama yang akan di usulkan, “jelasnya.

Adapun, kader partai Gerindra yang mengikuti kontestasi politik, internal Partai Gerindra masi mendiskusikan di tingkat DPD untuk merekomendasikan kader terbaiknya bertarung di kontestasi pilkada tahun 2020-2025. (Cr03-red)