MABA-pm.com, Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Timur (Haltim), telah mengusulakn kuota   Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) ke Kemenpan RB untuk mengantisipasi penghapusan tenaga honorer di 2023 nanti.

Kepala BKD Haltim, Ismail Mahmud dikonfirmasi mengatakan, sebanyak 871 tenaga P3K disiapkan sudah mencakup tenaga kesehatan, guru dan tenaga teknis sesuai kebutuhan Pemda Haltim.

“Kami sudah usulkan secara keseluruhan ke Menpan-RB, dan kuota itu sudah mencakup secara keseluruhan kebutuhan,” kata Ismail saat ditemui di ruang kerjanya Selasa, (09/08/2021).

Ia mengatakan, tenaga P3K sangat dibutuhkan pemerintah daera, pasalnya ketersediaan ASN saat ini tidak sebanding dengan beban kerja yang ada, sehingga jika penghapusan honorer tidak diantisipasi, maka akan menjadi bumerang bagi kebutuhan Pemda Haltim.

“Untuk tenaga teknis lainnya seperti supir, cleaning service dan Satpol PP tetap masuk prioritas kami, meskipun Pemda diberikan kewenangan untuk mengatur kebutuhan melalui pihak ke tiga. Kami tetap pikirkan semuanya,” ujar Ismail.

Dirinya menambahkan, saat ini belum ada informasi dari kementrian untuk tes realisasi kuota yang diusulkan. Ia berharap kuota yang diusulkan bisa direalisasi pemerintah pusat.

“Dan, yang terpenting untuk tes P3K ini bisa terus dibuka sampai 2023, begitu juga kuota kebutuhan yang kami usulkan bisa direalisasi, karana itu adalah angka kebutuhan ril yang sudah dihitung sesuai Anjab ABK,” terangnya.

“Kami sudah koordinasi ke teknis kegiatan tes. Saya juga sudah koordinasi dengan Sekda mengenai kesiapannya, namun kami juga masih menunggu juknis apakah penganggarannya dari pusat atau pemerintah daerah,” sambungnya.