176 Mahasiswi Unipas Morotai Diwisuda

Wisuda 176 mahasiswa Unipas Morotai, bertempat di gedung Islamic Center, Sabtu (19/8/2023).

MOROTAI-pm.com, 176 mahasiswa Universitas Pasifik (Unipas) Morotai diwisuda pada Sabtu (19/8/2023).

Total mahasiswa itu terdiri dari enam fakultas dan 11 program studi. Acara penyematan toga dihelat Gedung Islamic Ccenter dihadiri Pj Bupati, Muhammad Umar Ali, disaksikan Forkipinda lingkup Pemda Pulau Morotai.

Rektor Unipas Pulau Morotai, Irfan Hi. Abd Rahman saat sambutan mengatakan, menyandang gelar akademik sebagai bentuk pengakuan terhadap kompetensi yang berhasil raih.

Untuk itu dengan menyandang gelar tersebut, para wisudawan kini mengemban tanggungjawab baru yang lebih tinggi dari sebelumnya, untuk bisa berkiprah dan memberikan sumbangsih kepada masyarakat, bangsa Indonesia dan dunia.

"Saya percaya bahwa menjalani dan menyelesaikan studi akademik tentu memiliki tantangan yang tidak mudah. Namun dengan kerja keras, ketabahan dan kesabaran Saudara-saudari, serta dukungan moral dan doa dari segenap keluarga dan kerabat, Saudara telah berhasil menghadapi tantangan tersebut,"ucapnya.

Kata dia, kedepan para wisudawan bakal memasuki fase baru dalam kehidupan, apakah itu karir di lembaga pemerintahan, perusahaan swasta, lembaga non-pemerintahan, lembaga penelitian atau pendidikan tinggi di organisasi-organisasi lain, ataupun menjadi seorang wirausahawan.

"Memasuki fase baru dalam perjalanan karir saudara-saudari tersebut, kata kuncinya adalah memberikan kontribusi, Kompetensi yang telah saudara raih selama menempuh studi di Universitas Pasifik Morotai, tentunya merupakan modal utama untuk bisa memberikan kontribusi terhadap karir yang dimaksud,"katanya.

Tetapi, terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian untuk bisa meraih keberhasilan dalam menempuh perjalanan karir.

"Kita semua meyakini peranan penting dari ilmu pengetahuan untuk menggerakkan perubahan dan meraih kemajuan. Pada hari ini, dengan semakin intensifnya hubungan-hubungan antar-individu/organisasi di berbagai bidang, seiring dengan meluasnya pemanfaatan teknologi digital, perputaran/sirkulasi pengetahuan telah berlangsung secara sangat cepat dan menjangkau berbagai pihak," tandasnya.

Menurutnya, pengetahuan kini tumbuh dan berkembang di mana-mana, di berbagai perusahaan besar, menengah dan kecil, di berbagai organisasi pemerintahan dan non-pemerintahan, serta di kelompok-kelompok masyarakat sipil dan netizens.

Meski demikian, dalam kondisi saling terisolasi satu dari yang lain, pengetahuan belum bisa menjadi sumber perubahan. Untuk bisa mendorong penciptaan nilai tambah ataupun menjawab permasalahan, dibutuhkan pertukaran pengetahuan, baik di antara individu di dalam sebuah organisasi.

"Jadi, meskipun pengetahuan dan kompetensi akademik yang kita miliki merupakan modal yang penting, penciptaan nilai tambah membutuhkan interaksi sosial dan pertukaran pengetahuan secara terus menerus,” terangnya.

Lanjutnya, Unipas melalui Rencana Jangka Panjang (RIP) dan Rencana Strategis pada tahap pertama  2021-2025 mengamanatkan seluruh energinya dihadapkan pada perwujudan tujuan. Yaitu Unipas berstandar nasional 2021-2025 dan terakreditasi nasional minimal baik dan target tersebut telah berhasil di wujudkan saat ini Unipas telah terakreditasi baik.

"Jadi, kurang lebih 2 tahun lagi fase tujuan pertama ini akan berakhir dan kita memasuki fase atau tahapan ke 2 dengan tujuan. Unipas unggul dalam Ipteks berbasis potensi lokal di wialayah Lllidikti 12  terakreditasi baik sekali dan menjadi paten 2025-2030. Untuk memasuki tujuan kedua sebagaimana diatas maka, disisa periode pertama ini, harus dapat menyiapkan segala bentuk kebutuhan untuk menuju akreditasi baik sekali,” kata Irfan.

Ia menambahkan, sejak Unipas Pulau Morotai didirikan pada tahun 2013 oleh Drs. Rusli Sibua dan beberapa tokoh lainnya, didasari atas keprihatinan kondisi sumber daya manusia Morotai yang terbatas.

Hal itu ditandai dengan tingginya angka siswa yang tidak dapat melanjutkan studi pada jenjang Pendidikan tinggi karena keterbatasan dana dari para orang tua atau wali sehingga dengan program satu rumah satu sarjana mulai dicanangkan dengan strategi pertama tahun 2011-2013 pemerintah daerah Morotai memberangkatkan sejumlah putra- putri terbaik Morotai, untuk melanjutkan Pendidikan tinggi pada jenjang strata dua di berbagai kota di Indonesia.

“Maka dengan harapan mereka dapat mengabdi selamanya di Universitas pasifik Morotai. Kedua Selama proses penyiapan SDM tersebut, upaya menghadirkan perguruan tinggi di kabupaten pulau morotai dirancang dan berhasil didirikan tanggal 10 Januari 2013, UNIPAS Morotai diresmi didirikan,"tukasnya.

Komentar

Loading...