Kasus Dugaan Korupsi TPP RSUD CB Naik Status

TERNATE-pm.com, Kasus dugaan pemotongan dan penggelapan dana tunjangan kinerja Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan insentif jasa medik pegawai RSUD Chasan Boesoirie Ternate, resmi dilimpahkan Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) ke Bidang Pidana Khusus.

"Pengaduan sudah ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkompeten sebanyak kurang lebih 13 orang," kata Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga dalam konferensi pers didampingi Kasi C Bidang Intelijen Adri Eddyanto Pontoh, Rabu (11/1/2023).

Selain itu kata Richard, telah dilakukan koordinasi dengan Inspektorat Maluku Utara, sehingga diperoleh beberapa data serta dokumen.

"Tim menyimpulkan ada masalah terkait kelebihan pembayaran atas tambahan penghasilan mantan Direktur RSUD sebesar Rp297.500.000,"tuturnya.

Richard menuturkan, dari temuan tersebut, mantan direktur RSUD CB telah melakukan penyetoran ke kas daerah melalui Bank BPD Maluku-Maluku Utara Nomor rekening 0601024007 milik pemerintah daerah, sebesar Rp50.000.000 dan melalui rekening 0601024007 sebesar Rp247.500.000.

Dari hasil operasi intelijen dan hasil koordiinasi dengan Inspektorat Maluku Utara yang melakukan audit dengan tujuan tertentu ditemukan beberapa hal yang perlu ditelusuri lebih dalam.

"Kasus tersebut dengan resmi telah dilimpahkan pada Bidang Pidana Khusus, karena terindikasi adanya kerugian keuangan negara yang dikelola RSUD CB," pungkasnya.

Komentar

Loading...