TERNATE-PM.com, Meski ditengah pendemi dan pemutusan mata rantai wabah covid-19, namun pengiriman Bahan Pokok (Bapok) di Maluku Utara (Malut) tetap stabil di awal ramadhan.
Sebanyak 228 kontener bahan pokok, pada Minggu (26/4/2020), masuk melalui Pelabuhan Kontener Ahmad Yani. Hal tersebut diakui langsung oleh Kepala Kantor Khesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan kelas II Ternate Taher Laitupa.
Taher Laitupa kepada sejumlah wartawan, Senin (27/4/2020) mengaku, sebanyak 228 kontener Bapok dan bahan campur yang masuk dari pengiriman Surabaya dan Makassar ke Kota Ternate. Sehingga bisa dijamin stok pasti aman pada ramadhan ini sampai berakhir.
“Bapok ini terdiri dari Beras 27 konteiner, Gula 19 konteiner, Ayam 11 kontiener , Telur 10 konteiner, Garam 1 konteiner dan barang campuran 110 kontiener, dan total semua pasokan Bapok dari Surabaya sebanyak 146 konteiner, dan dari Makassar 82 kontiener ditotalkan menjadi 228 kontiener,”katanya.
Senin ini kata dia, masih tersisa 50 konteiner yang belum selesai dibongkar, dan bisa diketahui 1 konteiner beratnya 27 ton barang yang dimuatkan.”Jadi saya tegaskan tak ada lagi barang tertinggal di luar provinsi Malut dan semua itu sudah masuk awal ramadhan ini dan lagi dilakukan pembongkaran,”ujarnya.
Lanjutnya, untuk pihaknya sejauh ini tetap tak memperbolehkan aktifitas kapal masuk dari luar provinsi, karena sesuai aturan daerah yang di tetapkan. Tetapi untuk aktifitas antara Kabupaten/Kota tetap di berlakukan penumpang dan barang.”Jadi antara provinsi itu hanya barang/logistik yang bisa masuk antara perhubungan laut,”jelasnya. (sam/red)



Tinggalkan Balasan