TERNATE-PM.com, Tim Gugus Tugas Provinsi Malut bersama gugus tugas Kota Ternate melakukan pertemuan dalam rangka menjalin kerja sama dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19. Pertemuan ini dipimpin oleh wakil Ketua I Gugus Tugas Malut Danrem 152 Babullah, Kolonel Inf Endro Satoto berlangsung di Ruang rapat Sahid Bela Hotel, Senin (27/4/20). Usai pertemuan, Wakil Ketua I Gugas Covid-19 Malut, Endro Satoto mengatakan, sekarang ini kita bicarakan dengan Gugus Tugas Provinsi dan Gugus Tugas Kota Ternate untuk saling berkoordinasi.

Menurutnya, Kita tidak melarang orang berjualan, tidak melarang pasar tapi pengaturan masyarakat supaya diatur dengan baik melalui physical Distancing dan juga akan dibagi masker. jangan dibagi masker lalu dikantongi tidak pakai,” ucapnya

Dikatakannya, Pasar sebagai tempat berkumpulnya orang makanya harus dijaga jangan sampai dengan orang berkumpul sekian banyak itu akhirnya penyebaran menjadi massif ditempat kita. Makanya dibicarkan ini harus diatur. Dirinya juga meminta agar tim pencegahan harus bisa komunikasi baik koordinator pencegahan Provinsi maupun Kota supaya dibicarakan dengan baik gimana pengaturannya.

Jadi hasil rapat ini akan dibicarakan nanti tentang pengaturan yang disepakati bersama supaya untuk mencegah memutus mata rantai ditempat orang-orang yang berkerumun. ”Tempat orang berkerumun kan banyak di pantai, di pasar supaya diatur, di pasar tidak dilarang tetapi di atur jaraknya, menggunakan masker, sehingga mereka akan tunggu disiplinnya dan penyebarannya itu kita putus,” tutupnya.

Sementara, Tim gugus Kota Ternate diwakiPi wakil ketua II kota Ternate AKBP Azhari Juanda mengusulkan kepada tim gugus percepatan penanganan Covid -19 Provinsi untuk segera mengusulkan status Pembatasan social Berskala Besar (PSBB).

Usulan ini disampaikan dalam rapat bersama antara tim gugus penanganan Covid -19 Provinsi bersama kota Ternate dengan agenda menyikapi kurumuman di area pasar Higienis Kelurahan Gamalama, pasar Bastiong dan pasar Dufa – Dufa agar tetap jaga jarak Social distancing agar memutus mata rantai penyebaran Covid -19 di Kota Ternate.

Wakil ketua II tim gugus kota Ternate AKBP Azhari Juanda menyampaikan, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Corona khususnya Kota Ternate yang sudah ada peningkatan jumlah positif Covid-19.meski begitu Status kedaulatan di Maluku Utara belum ada Ia menyarankan sudah seharusnya tim gugus Provinsi sudah harus mengusulkan PSBB ke Kementrian Kesehatan. “Saran saya segera ajukan mau PSBB atau apa segera ajukan sekarang draf peraturan gubernur (Pergub) harus dibuat ajukan disetujui jika sudah ada turunkan ke kabupaten /kota kita ikuti,” ujarnya.

Kata Azhari, ini yang perlu dahulu dilakukan sehingga berdasarkan legal standing ini mau melangka melakukan apa tim gugus punya legal standing mau kita pukul ,kita penjarakan kita punya legal stendingnya berdasarkan status kedaulatan PSBB.

Dikatakan,dengan dasar itu, Sehingga langka yang diambil misalnya mau menutup tempat wisata, menutup pasar, itu bias. “Jadi itu saran saya,” tambahanya.

Ia sendiri beranggapan jangan sampai walaupun bandara ditutup tutup perhubungan laut ditutup tetapi transmisi lokal terjadi. Sebab,yang di khawatirkan dengan ditutupnya bandara masyarakat evoria dengan beranggapan sudah aman karena bandara sudah tutup sehingga masyarakat semakin bebas karena merasa aman sebab faktanya setelah ditutup pelabuhan dan badara masyarakat semakin keluar.

Azhari menyebutkan, Hampir 300 orang setiap malam ditangkap dan diamankan diarea publik. Diakui memang orang beribadah masih ditemukan orang tidak menggunakan masker padahal himbauan sudah disampaikan bahkan diumumkan oleh imam -imam masjid bisa kita tidak bisa close rumah ibadah. “Makanya saran saya kalau untuk mempercepat Provinsi bisa meminta kadaruratan PSBB ke Kementrian kesehatan,” ungkapnya.

Pihaknya tidak akan melakukan tindakan yang kontra produktif karena nuansa kebatinan masyarakat perlu dijaga juga .”Orang makin susah sekrang ,saya keliling masker juga susah saya ajarkan buat masker jadi nuansa kebatinan masyarakat juga kita jaga,” tutupnya. (iel/red)