TERNATE- PM.com, Dinas Pariwisata Kota Ternate akan mengembangkan dan menghidupkan kembali destinasi parwisata Pantai Sulamadaha dan Kampong Tua Foramadiyahi pada tahun 2021.
Kepala Dinas Parwisata Kota Ternate, Risal Marsaoly mengatakan, telah melakukan pertemuan hari ini antara Dinas Pariwisata dengan komisi II DPRD kota Ternate, terkait dengan pembahasan KUA PPKS nantinya, juga akan difinalkan menjadi RAPBD 2021.
Substansi dari pembahasan adalah melihat program urgent yang harus dilakukan di 2021. Salah satunya adalah mengembangkan dan menghidupkan kembali destinasi pantai Sulamadaha.
“Ini menjadi poin kita untuk bagaimana mengembangkan destinasi pantai Sulamadaha, dan saya sudah menawarkan beberapa konsep program yang nantinya kita akan menggelontorkan untuk kurang lebih sulamadaha 2021 harus bisa hidup bersama dengan destinasi yang lain,” ungkap Risal pada sejumlah wartawan, Rabu (14/10).
Risal menuturkan, rapat dengan komisi II, tadi kita hanya membuat penguatan-penguatan saja. “Usulan saya semuanya disetujui tinggal memberi penguatan saja, bawah ini nanti mau bikin apa, jadi satu demi satu telah saya uraikan yang nantinya program-program tersebut menjadi salah satu program keunggulan bagi para wisata di 2021,” tuturnya.
Di samping Sulamadaha, kata Dia, ada juga beberapa destinasi lain yang menjadi tujuan dalam penataan, misalnya Batu Angus, dan mode pemetaan untuk kampung tua foramadiahi.
“Foramadiyahi itu menjadi salah satu titik nanti akan kita kembangkan ke depan, sebagai kampung tua foramadiahi jadi kita cerita tentang 29 Desember 1250 yang sering kita peringati itu. Orang kan cari dimana itu tempat sampalo, jadi nanti kita akan mendesain di sana sebagai satu konsep pariwisata yang berwarisan budaya,” paparnya.
Sementara untuk anggaran yang diusulkan, kata Risal, sekitar Rp 10 miliar, untuk beberapa destinasi, tapi yang direalisasikan itu Rp 1 miliar. “Kita butuh anggaran yang cukup untuk mengembangkan beberapa destinasi wisata,”ujarnya. (Ris/red)


Tinggalkan Balasan