BOBONG-PM.com, Sudah empat bulan ini, kantor Desa Buambono, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu tidak ada aktivitas dari Pemerintah Desa. Informasi yang diterima, kondisi ini sudah berlangsung sejak lama yakni setelah adanya kebijakan Kepala Desa Penis Bantu yang memecat semua aparat desanya sejak januari 2020 lalu.
Pantauan Posko Malut, Jumat (23/4) pukul 09:00 WIT di Desa Buambono, tidak ada pelayanan, termasuk Kepala Desa (Kades) Buambono yakni Penis Bantu pun tidak ada di tempat.
Salah seorang warga yang sempat dikonfirmasi mengatakan, dengan realitas yang ada di desanya itu, dirinya semakin kesal sebab tak ada kepastian dari Pemerintah desa bahwa kapan pelayanan admunistrasi kembali berjalan sebagaimana mestinya.
“Kami punya kantor tertutup terus ini, kami tidak pernah tahu kapan buka,” ucapnya.
Tidak disitu saja, bahkan untuk Persoalan Bantuan Langsung Tunai (BLT) saja, Kepala Desa malah mengarahkan warganya untuk menerima di desa lain , “BLT-DD saja, Kades suruh pergi ambil di Kantor Desa Mananga (Desa Tetangga), bukan bagi di kantor Desa Buambono. Kami juga heran,” kesalnya.
Sementara itu, untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, jurnalis sudah berusaha menghubungi Kades Buambono, Penis Bantu. Namun Kepala Desa (Kades) Buambono selalu menolak untuk dikonfirmasi media ini, padahal sudah beberapa kali dihubungi. (den/red)


Tinggalkan Balasan