JAILOLO-PM.com, Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad bersama jajarannya langsung meninjau lokasi rawan banjir dan tanah longsor di Desa Hatebicara, , Kecamatan Jailolo dan Desa Balisoan, Kecamatan Sahu.
Sebelumnya, Sabtu (22/05) sejumlah pemuda Hatebicara melakukan aksi palang jalan dengan menanam pohon pisang di tengah jalan, lagsung ditinjau Wakil Bupati Halbar ke lokasi tersebut.
Wakil Bupati Halbar, Djufri Muhamad saat lakukan tinjauan di Desa Hatebicara mengatakan, harus menormalisasi kembali Daerah Aliran Sungai dan merubah kembali bangunan jembatan Desa Hatebicara itu.
”Saya meninjau Lokasi rawan banjir dan terdampak banjir di desa Hatebicara, jadi solusinya bahwa jembatan yang ada di depan SMP. N. 2 Jailolo (Hate Bicara) itu harus kembali dibongkar dan dibangun baru,” kata Wakil Bupati Halbar, Senin (24/5).
Menurutnya, aliran sungai pada jembatan tersebut kurang baik, sehingga ketika terjadi hujan langsung terjadi banjir, maka harus normaliasi atau pembenahan kembali bangunannya agar menjadi lebih baik dan tidk berdampak terjadi meluapnya banjir di badan jalan.
“Untuk Sumber anggaran pembangunan tersebut, melalui pergeseran anggaran dinas PU dari sumber DAU tahun 2021, jadi dapat normalisasi brangka ( Daerah aliran air) sampai tembus di areal telaga Gam jaha,” jelasnya.
Terkait longsor yang terjadi di areal Sungai Desa Balisoan, Kecamatan Sahu, seharusnya ada perhatian serius, karena perlahan terjadinya longsor akan berdampak pada pemukiman warga sekitar.
“Untuk sungai di Desa Balisoan Utara yang longsor, akan bisa mengancam puluhan rumah penduduk disekitar itu, jadi harus mendapat perhatian serius agar secepatnya untuk pembuatan atau bangun talud,” tutupnya. (wm01/red)


Tinggalkan Balasan