SOFIFI-pm.com, Untuk mendorong gairah anak-anak lebih giat membaca, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan lomba literasi bagi anak-anak SD-SMA yang dipusatkan di Pondok Pesantren Alkhairaat Tobelo, Halmahera Utara, Rabu (31/08/2022).
Kegiatan yang mengusung tema “Akselerasi Budaya Literasi menuju Maluku Utara Cerdas” itu secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Maluku Utara (Disarpus Malut) Muliadi Tutupoho, yang saat ini sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan X PUSLATBANG KMP LAN Makassar tahun 2022.
“Kegiatan lomba literasi ini merupakan kegiatan Disarpus yang dirangkaikan dengan implementasi proyek perubahan PKN II dimaksud dengan menyelenggarakan lomba-lomba dimaksud. Pesertanya terdiri utusan dari 11 Sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA atau sederajat, dengan 3 mata lomba yaitu lomba cerita, dongeng dan lomba baca puisi,”jelas Muliadi dalam sambutannya.
Dia meminta dukungan dan kerjasama dengan para kepala sekolah, dewan guru dan siswa untuk mendorong literasi siswa dengan mempromosikan gerakan SIBUA LITERASI di Provinsi Maluku Utara. Juga mengharapkan adanya percepatan budaya literasi menuju Maluku Utara cerdas. Maluku Utara cerdas adalah visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, karena itu lomba ini merupakan rangkaian dari pra event festival literasi yang nanti dilaksanakan pada akhir September di Sofifi.
“Lomba di event Festival Literasi dimaksud akan diikuti utusan dari 10 Kabupaten/Kota dan jenis-jenis lombanya akan lebih dari apa yang kita laksanakan hari ini,”ujar Multo sapaan akrabnya.
Muliadi mengatakan, lomba ini adalah bagian terkecil dari bagaimana kita memacu minat dan budaya baca anak-anak itu sendiri. Nanti ada lomba baca puisi, lomba bertutur, lomba cerita dongeng dan masih banyak jenis lomba yang akan digelar pada akhir September.
“Dengan lomba itu, maka anak-anak pasti belajar, anak-anak itu pasti menghafal, dan membaca. Dan lomba itu bisa mempertemukan dengan sekolah yang lain di seluruh Maluku Utara di satu kegiatan,”ujarnya.
Muliadi juga menyampaikan, kegiatan ini belum bisa mengundang sekolah-sekolah yang lain karena keterbatasan waktu. Dan, berharap para kepala sekolah, pendamping, guru untuk anak-anak didiknya, bahwa para penerima juara jangan melihat besaran angkanya dalam hadiah. (Adv)



Tinggalkan Balasan