SOFIFI-pm.com, Nasib sial diduga dialami puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara.
Betapa tidak, data layanan mereka diketahui diblokir Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pemblokiran itu disinyalir kuat imbas dari rotasi atau mutasi bahkan promosi jabatan pejabat pimpinan tinggi, administrator dan pengawas oleh Plt Gubernur, M Al Yasin Ali beberapa waktu lalu.
Pelantikan itu dinilai tidak sesuai norma, standar, prosedur, bahkan kriteria (NSPK) manajemen ASN.
Diketahui, pelantikan terhadap 64 pegawai negeri sipil pada 17 Januari 2024 dan 1 Februari 2024. Kemudian, 92 (sembilan puluh dua) pegawai negeri sipil pada 2 Februari 2024.
Selain itu, Plt. Gubernur juga memberhentian sementara Sekretaris Daerah, Samsuddin A Kadir, Kepala BPKAD Ahmad Purbya, Inspektur Daerah Nirwan M.T Ali, Kepala Bappeda Sarmin S. Adam pada 25 Maret 2024.
Langkah Al Yasin dinilai inprosedural, sehingga Kemendagri, KASN dan BKN pun sudah meminta agar SK pemberhentian tersebut dicabut.
Namun, sikap Al Yasin sudah bulat, ia tetap kekeh pada keputusannya.
Sumber terpercaya media ini menyebutkan, tindakan Plt gubernur tersebut tidak hanya berdampak pada pemblokiran data kepegawaian.
Namun, pelaksanaan kegiatan pada APBD 2024 dipastikan molor. Sebab, akun admin daerah pada SIPD direset Kemendagri, sehingga DPA Pemprov Malut tidak dapat dicetak.
“Saat ini BKN telah mengeluarkan surat pemblokiran data kepegawaian puluhan pegawai, dan APBD belum jalan sampai sekarang. Ini dampak dari sikap Pemprov yang tidak mengindahkan perintah pusat,” ungkapnya, Sabtu (20/4/2024).
Selain itu dikatakannya, BKN memberi catatan sekretaris daerah masih dijabat Samsuddin A Kadir, karena pemberhentiannya tidak sesuai NSPK,
“Begitu juga dengan pejabat eselon II lainnya,” singkatnya.
Plt Kepala BKD, Idwan Asbur dikonfirmasi mengaku belum mendapati informasi dari BKN ihwal pemblokiran data 20 pegawai tersebut.
“Kami belum dapat suratnya (pemblokiran data kepegawaian di lingkup Pemprov Malut,” singkat Iwan, Sabtu (20/4/2024).
Adapun rincian 20 pegawai datanya diblokir:
1. Idrus Assagaf
2. Mulyadi Wowor
3. Muhammad Zakir Abdulrahman
4. Nasaruddin Robo
5. Yusuf H. Ahmad
6. Jainul Sadik
7. Bahtiar Abubakar
8. H. Samsu
9. Saleh Syarbin
10. Yudhi Firmansyah
11. Dudy Martoro
12. Rustam
13. Amiruddin N. Hadad
14. Antonius
15. Rastan Sudirman
16. Irwan Sergi
17. Salmin Janidi
18. Fitriawati I. Abdul Muthalib
19. A. Yasin Hayatudin
20. Ningkeula Iwis Darma



Tinggalkan Balasan