LABUHA-pm.com, Warga masyarakat Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) merasa resah atas padamnya aliran listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Keresahan itu dirasakan masyarakat setempat sudah hampir satu pekan. Pemadaman listrik diketahui tanpa pemberitahuan awal dari pihak PLN.
Sekertaris Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ternate, Firman menyikapi masalah tersebut. Dirinya menyoal informasi resmi dari jawatan listrik negara itu.
“Sejauh ini belum ada kejelasan atau informasi resmi dari Kepala PLN pulau Makian,” kata Firman kepada media ini, Selasa (16/7/2024).
Menurutnya, Kepala PLN harus bertanggungjawab atas tidak maksimalnya pelayanan listrik di Pulau Makian. Sebagai pucuk pimpinan perusahaan negara, Kepala PLN menyampaikan laporan ke masyarakat lewat petugas lapangan.
Firman menyampaikan, padamnya lampu di Pulau Makian disinyalir penyebabnya mesin PLN kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Kalau habis BBM, sebagai Kepala PLN sudah jauh seharusnya mempersiapkan pasokan bahan bakar yang cukup. Janga menunggu sampai habis, tentunya masyarakat yang kena imbasnya. Kepala PLN Pulau Makian harus dievaluasi, bila perlu diganti saja, karena kinerjanya buruk,” tukasnya.



Tinggalkan Balasan