LABUHA-pm.com, Fauzi Nani Mirnani atau Hanny Pora menyatakan penguduran dirinya dari bursa pencalonan Ketua Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Halmahera Selatan.

Mundurnya Ketua KONI terpilih masa bakti 2024-2029 itu ditandai dengan surat pengunduran diri nomor 04/KONI-HALSEL/IV/2025, yang disampaikan kepada KONI Provinsi Maluku Utara tertanggal 28 April 2025.

Dalam surat tersebut, Hanny Pora tegas menyatakan sikapnya tersebut atas inisiatif sendiri tanpa ada paksaan dari pihak lain.

“Mengajukan pengunduran diri sebagai Ketua Terpilih KONI Kabupaten Halmahera Selatan masa bakti 2024-2029 denga mengucapkan terima kasih atas semua dukungan moral yang telah diberikan selama ini kepada saya. Saya telah banyak menimba ilmu serta menerima pengalaman selama menjadi bagian keluarga olahraga di Maluku Utara khususnya KONI Halmahera Selatan,” bunyi penggalan dari surat tersebut.

Dalam surat itu, Hanny Pora juga memohon maaf apabila ada kesalahan selama dirinya memegan amanah selama empat bulan, sejak terpilih pada Musorkablub pada Desembar 2024 lalu.

Selain itu, Ketua Umum Wushu Halsel itu tegas membantah namanya dikaitkan dalam penolakan Musorkablub ulang yang dijalankan KONI Malut.

Dirinya juga menyatakan, tidak pernah membentuk tim hukum untuk meleporkan hasil musyawara sebelumnya.

“Saya tidak pernah membentuk tim hukum. Ada pihak yang menyeret nama saya dalam polemik KONI Halsel. Di beberapa kesempatan saya sudah tegas mengatakan tidak lagi mau berkompetisi dalam musyawara KONI Halsel. Surat penguduran diri saya sudah sangat jelas,” ungkap Hanny Pora kepada poskomalut, Selasa (29/4/2025).

Dirinya menerangkan, dengan jiwa besar menanggapi dinamika yang bergulir saat, dengan mengundurkan diri dari  Ketua KONI Halsel terpilih.

Langkah itu diambil sebagai sosok yang peduli terhadap pengembangan olahraga Halsel. Dirinya mengimbau dan mengajak semua pihak mendukung Musorkablub ulang yang saat ini dalam tahap penjaringan.

““Kita tanggalkan semua ego. Mari sukseskan  musyawarah luar biasa ulang. Ini semua demi membangun sinergi bersama pemerintah daerah untuk kemajuan olahraga di Bumi Halmahera Selatan,” katanya.

Hanny optimis musyawarah ulang akan melahirkan ketua induk cabang olahraga yang baik, sehingga mampu tingkatan prestasi untuk Halsel.

“Seperti pada event besar PORPROV 2025 mendatang, Halsel diharapkan bisa lebih baik lagi prestasi olahraganya. Kami berharap pengembangan dan pembinaan atlet di Halsel tetap berlanjut untuk prestasi terbaik,” harapnya.

Mag Fir
Editor