poskomalut, Sejumlah warga di RT13 RW 04 Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate keluhkan pelayanan air bersih.

Pasalnya, pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate terhenti hampir sebulan terakhir. Warga di RT 13 tak nikmati air bersih.

Tak ada pelayanan air bersih membuat aktivitas warga seperti memasak, mandi, mencuci, hingga berwudu nyaris pun terhambat.

Tabrid salah satu warga setempat mengatakan, keluhan air bersih tak digubris pihak PAM Ake Gaale.

“Padahal air merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat dan tentu harus dipenuhi,” kata Tabrid saat ditemui media, Sabtu (19/7/2025).

“Air di kelurahan sini khususnya RT 13 macet sudah hampir sebulan. Kadang mengalir, itu pun hanya pada malam hari. Jadi kami merasa percuma saja membayar air, tapi tidak dilayani dengan baik,” ucapnya dengan nada kecewa.

Ia mengaku, kondisi itu membuat warga harus mengeluarkan uang untuk membeli air profil untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami 10 rumah di RT 13 ini setiap minggu beli air profil untuk kebutuhan, kalau tidak beli berarti tidak bisa masak dan lain lain. Jadi otomatis beli air profil,” terangnya.

Selain itu Tabrid menyebutkan, air mengalir hanya sekali dalam seminggu, tapi kadang sudah larut malam, sehingga tidak sempat untuk menampung, karena sudah tertidur.

“Jadi, kita tidak mungkin setiap malam harus menunggu air mengalir, kita juga butuh istirahat. Pemerintah mestinya mengatasi hal ini,”tandas.

Ia berharap pihak PDAM Kota Ternate dapat memperhatikan dan menindaklanjuti keluhan tersebut biar warga bisa menikmati air bersih.

“Kami berharap PDAM Ake Gaale Ternate bisa memberikan pelayanan air bersih kepada kami juga,”harapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate, Samin Marsaoly masih dalam upaya konfirmasi terkait keluhan warga tersebut.

Mag Fir
Editor