poskomalut, Perjalanan menuju pengabdian tidak selalu dimulai dari jabatan besar. Bagi Muksin Hi. M. Saleh, yang akrab disapa Moker, langkah itu justru dimulai sejak usia muda, ketika kepercayaan dan tanggung jawab mulai diberikan kepadanya.
Kini, Moker dipercaya menjadi Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Partai Perindo, mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku Utara IV, Kabupaten Halmahera Selatan. Namun, perjalanan menuju kursi legislatif tersebut memiliki cerita panjang.
Setelah menyelesaikan pendidikan SMA pada 1990, Moker mulai aktif mengambil peran di tengah masyarakat. Pada 1993, saat berusia sekitar 22 tahun, ia dipercaya menjadi Kepala Pemuda. Amanah itu menjadi awal perjalanan kepemimpinannya.
Di tengah aktivitas tersebut, ia juga menjalani profesi sebagai nakhoda kapal KM Sinar Dunia yang melayani rute Gane Barat, Halmahera Selatan, Ternate, hingga Bitung. Dua peran berbeda itu menjadi bagian dari pengalaman hidupnya, sekaligus mengajarkannya tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan keberanian mengambil keputusan.
Perjalanan pengabdiannya semakin berkembang pada 2001. Di usia sekitar 30 tahun, Moker dipercaya menjadi kepala desa. Selama kurang lebih 12 tahun, hingga 2013, ia bersentuhan langsung dengan berbagai kebutuhan masyarakat.
Dalam masa kepemimpinannya, pembangunan pendidikan dan infrastruktur menjadi perhatian. Pembangunan sekolah didorong untuk mendukung pendidikan generasi muda, sementara akses jalan diupayakan agar aktivitas dan perekonomian masyarakat semakin mudah.
Pengabdiannya di tingkat desa juga diwarnai pencapaian. Pada 2006/2007, ia disebut menerima penghargaan sebagai kepala desa terbaik di wilayah Indonesia Timur. Pengalaman tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan kepemimpinannya.
Di balik berbagai pengalaman itu, Moker memegang prinsip hidup sederhana yang terus menjadi penyemangatnya.
“Tidak ada yang tidak mungkin selagi kita berusaha,” menjadi prinsip yang menggambarkan keyakinannya bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkembang selama mau berjuang dan tidak mudah menyerah.
Kini, perjalanan pengabdiannya berlanjut di lembaga legislatif. Sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Moker bertugas mewakili masyarakat Halmahera Selatan melalui Dapil Maluku Utara 4. Ia juga tercatat sebagai anggota Komisi I yang membidangi pemerintahan, hukum, dan pertanahan.
Dari lingkungan pemuda, dunia pelayaran, hingga pemerintahan desa dan lembaga legislatif, setiap fase kehidupan telah memberinya pengalaman dan tanggung jawab berbeda.
Kepada generasi muda, perjalanan Moker menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak harus menunggu seseorang memiliki jabatan tinggi. Kesempatan untuk memberi manfaat dapat dimulai dari lingkungan terdekat, melalui keberanian mengambil tanggung jawab dan kesungguhan menjalankan amanah.
Sebab, pada akhirnya, pengabdian bukan semata-mata tentang jabatan yang pernah diduduki, melainkan tentang kontribusi dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. (SRI)



Tinggalkan Balasan