poskomalut.com
baner header

Advokat Soroti Penanganan Kasus Dugaan Jual Beli Paket di ULP

TERNATE-PM.com, Praktisi hukum Maluku Utara (Malut) Muhammad Konoras menyoroti penanganan penyelidikan kasus dugaan tindal pidana jual beli paket proyek di Unit Layanan Pelelangan (ULP) Provinsi Malut pada 2019, yang saat ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Malut.

Muhammad Konoras kepada Posko Malut menegaskan kasus jual beli proyek di ULP Malut sudah menjadi sesuatu tidak asing lagi kantor dengar, sejak pembentukan provinsi Malut jual beli proyek ini sudah terjadi, bahkan dulu pada 2007 informasi yang dirinya terima dari beberapa kontraktor jual beli proyek ini juga dimainkan oknum anggota DPRD Malut yang termasuk oknum-oknum penegak hukum. “Memang jual beli proyek di ULP sdh sejak lama terjadi tapi sulit dibuktikan karena semua saling menutup nutupi kejahatan tersebut,”tegasnya

Menurut advokat senior Malut inu, untuk itu harapan Kapolri terkait dengan Kapolda dan Kapolres tidam perlu mencampuri urusan proyek di Pemda adalah sesuatu yang patut diancungi jempol, dan terkait dengan soal minta proyek yang dilakukan anggota DPRD termasuk oknum aparat penegak hukum.

“Menurut saya memang benar terjadi, tetapi sulit dibuktikan tapi gampang kita rasakan, karena oknum oknum anggota DPRD dan oknum penegak hukum yang nakal tersebut selalu menggunakan kekuasaannya untuk menekan yang punya proyek kemudian setelah mendapat proyek mereka menyerahkan kepada kontraktor yang sudah disiapkan,”ujarnya

Lanjutnya, terkait dengan kasus jual beli proyek di ULP Propinsi Malut menurut dirinya, jika pihak Polda hanya menggunakan cara-cara konvensional, maka jangan harap kasus ini bisa terungkap secara tuntas, karena penilain dirinya pemain jual beli proyek tersebut adalah juga pihak pihak /atau oknum oknum yg memiliki kekuatan politik kekuasaan maupun oknum oknum yang memiliki kekuatan penekanan secara hukum.” Untuk itu saya sangat pesimis Polda bisa mengungkap kasus jual beli proyek ini di ULP Malut ini sampai ke akarnya dan saya yakin kasus akan berhenti ditengah jalan / tidal sampai ke pengadilan,”pintanya

Disisi lain Dirreskrimsus Polda Malut AKBP Alfis Suhaili saat dikonfkrmasi mengatakan bakal mengecek perkembanga kasus tersebut.”Nanti daya cek singakatnya,”singkatnya. (nox/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: