Baru Sehari Menjabat Sekda Morotai, Suryani Sudah Diperiksa Penyidik

Mobil dinas yang dipakai Plt Sekda Morotai, Suryani Antarani saat menghadiri panggilan penyidik Kejari Morotai, Rabu (14/6/2023).

MOROTAI-pm.com, Baru sehari menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda), Suryani Antarani sudah diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Morotai. Pemeriksaan terhadap Suryani itu terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan viber pada 2019 senilai Rp2 milyar.

Proyek pengadaan viber itu melekat di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) yang pada saat itu dijabat Suryani Antarani. Karena diduga bermasalah maka, Kejari Morotai memeriksa yang Suryani untuk menjelaskan masalah proyek bernilai milyaran rupiah itu.

Selain itu, pemeriksaan itu dilakukan sehari setalah Suryani menjabat sebagai Plt Sekda. Bahkan, pemeriksaannya dilakukan selama dua hari yakni pada Selasa, 13 Juni sekitar pukul 14.30 WIT. Dan, pada Rabu 14 Juni  2023 pagi hingga siang.

Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejari Pulau Morotai, Andika Erly Wurara, ketika ditemui media ini mengaku jika panggilan Plt. Sekda Pulau Morotai itu dalam rangka diperiksa terkait dengan pengadaan armada tangkap tahun 2019.

"Ini baru sebatas klarifikasi atau kami mewawancara, dan baketnya masih kami kumpulkan saat ini,” akunya, Rabu (14/6/2023).

Dirinya juga mengungkapkan, selain PLT Sekda yang diperiksa, pihaknya juga memanggil Fahmi Abu Kasim, lantaran pada proyek itu yang ia berkapasitas sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Ini makanya data-datanya masih kani minta ke Ibu Sekda sama PPK-nya Pak Ami. Iya sudah dipanggil sejak kemarin,” ungkapnya.

Ditanya terkait penanganan kasus dana Covid-19, Andika menyebut kasus itu tidak ditangani Kejari Morotai.

“Karena kemarin yang anggaran Covid sudah masuk lidnya Polres," tukasnya.

Komentar

Loading...