Berharap Wushu Bisa Jadi Cabor Andalan di Maluku Utara

Ketua Bidang Humas Pengprov Wushu Maluku Utara, Hanny Ito Pora.

TERNATE-pm.com, Pengurus Pengprov (Pengprov) Wushu Maluku Utara sukses menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) I 2023.

Turnamen yang berlangsung sejak 15-17 Mei 2023, antusias para atlit di Maluku Utara cukup tinggi. Ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang ikut berpatrisipasi dalam kejuraan ilmu bela diri asal China tersebut.

Di mana terdapat Tujuh Pengurus Kabupaten (Pengkab) yang ikut memperebutkan medali. Yakn Kota Ternate, Tidore, Halsel, Halbar, Halut, Haltim dan Morotai dengan total atlit 71 orang.

Kehadiran cabang olahraga asal Negeri Tirai Bambu itu di Maluku Utara sudah sejak 15 tahun lalu atau tepatnya pada 2008.

Di mana wushu mampu merain prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII di Kalimantan Timur. Atlit Wushu Maluku Utara saat itu mampu menyumbang satu medali perunggu. Selanjutnya pada PON XVIII di Riau, atlit Wushu Maluku Utara berhasil menyabet satu medal emas.

“Dari riwat prestasi dan kesiapan organisasi, kami menghrapakan wushu bisa menjadi salah satu cabang olahraga unggulan di Maluku Utara,” ungkap Ketua Bidang Humas Pengpro Wushu Maluku Utara, Hanny Ito Pora, di sela penutupan Kejurda I, Kamis (17/5/2023).

Dirinya mengatakan, Pengprov Wushu Maluku Utara sudah melaksanakan berbagai kegiatan pengembangan. Di antaranya, konslidasi organisasi, kocing klinik pelatih nasional dan lokal, pengadaan sarana prasarana olahraga, penataran wasit juri, serta melaksanakan Kejurda I.

"Kami juga sedang mempersiapkan atlit untuk mengukiti Pra PON 2023," ujarnya.

Hanny menambahkan, pelaksanaan Kejurda I 2023 yan dipusatkan di GOR Sport Hall Ubo Ubo, Kota Ternate itu didasari pada AD/ART Wushu Indonesia, ketetapan Munas 2022 dan program kerja Pengprov Wushu Maluku Utara.

Komentar

Loading...