BKPW Tobelo Gagalkan 25 Ekor Ayam Ilegal

25 Ekor Ayam Dimusnakan

TOBELO-PM.com, Untuk mencegah penyebaran virus flu
burung di Provinsi Maluku Utara, khususnya di kabupaten Halmahera Utara
(Halut), Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate, Wilayah Kerja (Wilker)
Tobelo, Ahad (06/10/2019) menggagalkan penyeledupan 25
ekor unggas jenis ayam dewasa.

Dalam penggagalan bisnis ilegal ini melibatkan KP3
Pelabuhan Tobelo, TNI, KUPP Tobelo, POM, Unit Buser Polres Halut dan media
massa. Setelah diamankan, 25 ekor ayam yang ditemukan dalam KM Harapanku
Mekar, tujuan Manado-Tobelo ini langsung dimusnakan. karena
diduga bisa menyebabkan awal penyebaran flu burung.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate Wilker
Tobelo, Haris mengatakan, 25 ekor ayam ini berhasil diamankan pihaknya
bersama POM. Dimana, ayam tersebut di bawa dari Manado menuju ke pelabuhan
Tobelo.

“Kita amankan di Kamar 4 A. ABK atas nama Yeheskial
alias Nyong (Yogie). KM. Harapanku Mekar,” ungkap Haris.

Lanjut Haris, aksi penggagalan distribusi ayam ilegal,
merupakan target pihaknya sejak lama. Sebab, untuk Tobelo masuk sebagai daerah
rawan sabung ayam, sehingga menimbulkan kecurigaan bahwa ayam-ayam tersebut
bisa menjadi penyebar virus flu burung di Halut.

Menurut Haris, sesuai undang-undang nomor 16 tahun 1992
tentang karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan. Kemudian, PP nomor 82 tahun 2000
tentang karantina Hewan dan menyusul Pergub nomor 17 tahun 2007 larangan
pemasukan unggas dewasa ke Maluku Utara.
(
red)

Artikel ini sudah diterbitkan di SKH Posko Malut,
edisi
Senin 07
Oktober 2019, dengan judul
BKPW Tobelo Gagalkan 25 Ekor Ayam Ilegal

Komentar

Loading...