Bukan Prioritas, Fraksi Golkar Desak Hentikan Pembangunan Mall Morotai dan Gedung Rapat DPRD

Ketua Fraksi Partai Golkar Morotai, Mahmud Kiat. (Istimewa).

MOROTAI-pm.com, Realisasi anggaran daerah yang diduga hanya lebih diorientasikan pada proyek fisik membuat Ketua Fraksi Partai Golkar Kabupaten Morotai, Mahmud Kiat geram.

Dirinya lantas menantang sejumlah fraksi di DPRD Morotai untuk berani menghentikan sejumlah proyek fisik yang saat ini lagi gencar dibangun pemerintah daerah.

"Fraksi Golkar tantang fraksi lain di DPRD, berani tidak hentikan proyek infrastruktur yang saat ini lagi jalan. Fraksi Golkar meminta ke fraksi-fraksi yang lain untuk segera memparipurnakan pemberhentian pekerjaan dua proyek itu," pinta Mahmud kepada sejumlah awak media di kantor DPRD, Selasa (29/8/2023).

Menurutnya, Pemda dinilai abaikan sejumlah layanan publik dasar, misalnya pembuatan KTP, air bersih dan pelayanan di RSUD Soekarno Morotai, sedangkan proyek fisik berjalan terus.

"Soal KTP, air bersih dan RSUD Soekarno, kata dia, ketiga hal ini merupakan pelayanan mendasar yang harus diselesaikan Pemda. Bagaimana tidak, gegara hutang RSUD ke pihak Kimia Farma, sehingga pasien harus membeli obat di luar. Begitu juga soal KTP, banyak warga Morotai yang nasibnya terkatung-katung karena tidak mencari pekerjaan di luar lantaran legalitas identitasnya tidak bisa dicetak,” cetusnya.

"Kita siap untuk menghentikan proyek gedung rapat DPRD yang nilainya Rp17 miliar lebih itu dan pembangunan Mall Morotai yang nilainya Rp6,5 miliar yang penting publik bisa terlayani secara baik," sambung Mahmud.

Ia kembali menegaskan, proyek pembangunan Mall Morotai dan gedung rapat DPRD bukan prioritas, dan bukan juga untuk kebutuhan dasar masyarakat.

"Proyek ini kok kenapa harus dipikirkan berlebihan oleh Pemda Morotai. Masalah KTP, utang rumah sakit dan air bersih itu harus diselesaikan," tukasnya.

Komentar

Loading...