Calon Independen di Pilwako Ternate Harus Kantongi 11.566 e-KTP

Ketua KPU Kota Ternate, M. Zen A Karim

TERNATE-PM.com,
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate dijadwalkan
melakukan pleno penetapan
syarat minimum dukungan calon independen, pada t26 Oktober 2019 mendatang.

Hal
ini disampaikan Ketua KPU Kota Ternate, M. Zen A Karim saat ditemui Posko Malut
di ruang kerjanya, Rabu (09/10/2019). Menurutnya, sesuai PKPU nomor 15 tahun
2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan
gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota tahun
2020.

“Kalau
sesuai PKPU itu tanggal 26 Oktober KPU sudah melakukan penetapan jumlah minimum
dukungan pesyaratan dan persebaran pasangan calon perseorangan,” ungkapnya.

Sementara
itu, jumlah KTP yang harus dikumpulkan calon independen sebagaimana yang diatur
dalam UU No 10 tahun 2016 tetang Pilkada adalah 10 persen dari total Daftar
Pemilih Tetap (DPT) Pemilu/Pemilhan terakhir. Dalam Pasal 41 ayat (2) poin (a)
menyebutkan, calon perseorangan dapat mendaftarkan diri sebagai calon, jika
memenuhi syarat dukungan jumlah penduduk yang mempunyai hak pilih dan termuat
dalam DPT.

“Terkait
syarat calon perseorangan, dalam UU Pilkada menjelaskan menggunakan data pemilu
terakhir. Sementara dalam PKPU, bagi daerah Kabupaten/Kota yang
menyelenggarakan Pemilihan Gubernur, DPT nya menggunakan data Pilgub,” jelas
Karim.

Jika
berdasarkan data pemilihan terakhir (Pilgub), para kontestan yang ingin
berkontestasi Pilkada 2020 di Kota Ternate wajib mengantongi 11.566 e-KTP. Pasalnya, DPT Kota Ternate
dalam kontestasi Pilkada Maluku Utara 2018 sebanyak 115.657 jiwa,
sehingga ketika dikalikan 10 persen maka dibulatkan menjadi 11.566 e-KTP. (tr-02/red)

Artikel ini sudah diterbitkan di SKH Posko Malut,
edisi Kamis  10 Oktober 2019, dengan
judul ‘
Calon
Independen Harus Kantongi 11.566 e-KTP’

Komentar

Loading...